JOGJA - Jelang libur Lebaran, Malioboro dan Stasiun Tugu perlu berbenah. Kedua ruang publik tersebut mendapat sorotan dari masyarakat. Ini, karena bau pesing yang masih tercium dari fasilitas umum tersebut.Dari pantauan Radar Jogja, fasilitas umum (fasum) toilet dari sepanjang Tugu sampai Malioboro sangat minim. Sepanjang Tugu sampai Stasiun Tugu, tak ada toilet umum. Toilet umum ini baru ada di Taman Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali. Kondisi inilah yang kemudian membuat masyarakat kesulitan. Tak hanya wisatawan, penjemput penumpang di stasiun yang masuk bagian cagar budaya itu juga kesulitan mengakses toilet umum. Alhasil, saat hasrat buang air kecil ini muncul, banyak yang memilih sembarangan.
"Kalau buat saya sebagai orang tua malah kebingungan untuk mencari toilet," kata Riyanto yang akan menjemput penumpang ditemui di depan Stasiun Tugu, kemarin (3/7).Ia mengaku, untuk mencari toilet harus berjalan sampai TKP Abu Bakar Ali. Itu tidak terjangkau untuk menahan buang air kecil. "Lha yang lain, buang air di sini (utara parkir stasiun), saya ikut-ikutan," tambahnya.Fasum toilet yang jumlahnya kurang ini juga dirasakan salah seorang wakil rakyat. Ketua Komisi A DPRD DIJ Ahmad Subangi mengaku, sangat tidak nyaman saat mengantarkan penumpang ke Stasiun Tugu. Sementara, dia ingin buang air kecil. "Harus ke sini (kantor DPRD DIJ)," keluhnya.
Selain Stasiun Tugu, Subangi menjelaskan, jumlah toilet di Malioboro juga sangat minim. Padahal, kebutuhan toilet di fasum ini sangat berperan penting untuk menciptakan kenyamanan. "Ya dampaknya dengan suasananya," tambahnya.Ia pun menyarankan adanya penambahan fasum di sepanjang Tugu Pal Putih sampai titik nol kilometer. Tambahan tersebut sangat mendesak diperlukan. Terlebih, menghadapi libur Lebaran yang kian dekat. "Jangan buat wisatawan malah tidak nyaman. Sejak keluar dari Stasiun Tugu sudah tutup hidung," terangnya.
Kepala Humas Daop VI Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, pihaknya sudah mengetahui masalah fasum toilet di luar peron yang tidak ada ini. Rencananya, di musim libur Lebaran nanti pihaknya menambah toilet umum bergerak (mobile). "Rencananya kami tambah fasum mobile. Ini untuk sementara," lanjut Bambang.Bambang menuturkan, perbaikan fasum baru mereka laksanakan untuk di depan Stasiun Tugu. Sedangkan kawasan lain di luar kewenangannya. "Itu menjadi kewenangan dari pemkot," tambahnya. (eri/din) Editor : Editor News