Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Logam Mulia, Dapat Manfaat Plus Untung

Editor News • Jumat, 25 April 2014 | 16:28 WIB
Photo
Photo
Selain memiliki nilai estetis, emas juga merupakan jenis investasi yang nilainya sangat stabil, likuid dan aman secara riil. Emas yang digunakan sebagai investasi pun berbeda keuntungannya antara emas berupa logam mulia dan perhiasan.
MENURUT Deputy Business Area DIJ PT Pegadaian (Persero) Anna Savitri investasi emas khususnya logam mulia tidak bisa menguntungkan dalam jangka waktu pendek. Namun dikemudian hari akan banyak manfaatnya.
"Jika uang ada nilai inflasi, emas tidak mengenal inflasi," ujar Anna saat ditemui di kantornya, Kamis (24/4).
Dirinya mengatakan jika dibanding emas yang sudah jadi perhiasan, membeli emas logam mulia memiliki manfaat lebih. Dirinya mencontohkan, jika saat ini membeli emas logam mulia maka 10 menit kemudian bisa jadi uang dengan harga yang sama. Beda halnya jika saat ini membeli perhiasan emas, nilainya akan berkurang karena perhiasan memiliki ongkos pembuatan dan ongkos desain yang tidak berlaku saat perhiasan itu dijual kembali.
Dirinya mengatakan, emas logam mulia memiliki kandungan 24 karat dan tidak memiliki kandungan logam lain. "Tapi pastikan harus ada sertifikat, sehingga memang menjadi produk yang diakui oleh dunia. Kalaupun ingin dijual saat sedang di luar negeri tidak masalah, karena emas logam mulia ini diakui oleh dunia," ujarnya.
Anna mengatakan investasi emas sudah banyak dipilih oleh masyarakat. Karena caranya mudah dan tidak berbelit. Di Pegadaian sendiri, Anna menuturkan, masyarakat bisa datang untuk investasi emas hanya dengan menyerahkan fotokopi KTP atau identitas resmi lainnya. Kemudian mengisi formulir, menyerahkan uang muka dan menandatangani perjanjian atau akad. Ketersediaan emas mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram dengan jangka angsuran mulai dari 3 bulan hingga 36 bulan. Dirinya menambahkan segala informasi terkait emas kini sudah dapat diakses secara online. Jadi jika tiap hari harga berubah, sewaktu-waktu siapapun bisa mengetahui langsung.
"Jadi kapan waktu paling tepat untuk berinvestasi emas, ya saat kita punya uang. Karena harga emas tidak bisa diprediksi," ujar Anna.
Salah seorang investor emas Novita Pratika Ismayanti merasakan betul manfaat sekaligus keuntungan berinvestasi emas. "Kalau saya suka yang dalam bentuk perhiasan, ya gelang, cincin. Karena kalau bosan modelnya bisa saya jual, dan ganti lagi model yang lain," ujarnya.
Namun untuk investasi jangka panjang, dirinya beberapa kali memilih emas. Namun lebih memilih bentuk lain. "Beberapa kali saja saya punya, tapi lebih sering yang sudah jadi perhiasan karena bisa dipakai dan modelnya juga terus berubah," ujar Novita. (dya/ila) Editor : Editor News