Direktur Utama BCS Djoko Poerwanggono mengatakan, sejak berdiri pada 2012, Jogja merupakan salah satu daerah yang menunjukkan respons positif terhadap produk BCS.
"Jogja salah satu kota yang perkembangan kosumen cukup signifikan," ungkap Djoko, saat mengenalkan toko resmi BCS yakni Cookies Corner, Sabtu (19/4).
Ia meneruskan, ekspansi ini dilakukan sebagai upaya BCS memberikan produk dan servis terbaik ke daerah lain di seluruh Indonesia. Ekspansi bisnis tidak dilakukan sendiri, melainkan menggandeng pengusaha lokal sebagai distributor maupun agen.
"Sebelum ini, sejak dulu sudah ada beberapa pengusaha lokal yang bekerja sama dengan kami sebagai agen," ungkap Djoko.
Direktur Marketing BCS, Jodi Janitra menambahkan, agen eksklusif BCS di Jogjakarta telah ada. Sehingga adanya toko resmi yang berlokasi di Gedongkuning, Jogja diharapkan memudahkan konsumen mendapatkan produk kue kering BCS.
"Ada lebih dari 200 varian kue kering dengan harga beragam, sehingga bisa mencapai segmentasi pasar manapun," katanya.
Dikatakan, selain mengembangkan varian produk, BCS juga menggunakan bahan berkualitas. Salah satunya, refreshing chip berbahan oksigen yang membuat kue kering bertahan hingga 14 bulan.
Ditambahkan Jodi, karena kue kering identik kue Lebaran atau hari raya lainnya, menyambut Lebaran tahun ini, BCS memproduksi 1,2 juta toples kue kering.
"kami berharap Jogja menyumbang 2 persen dari keseluruhan. Selain didistribusikan di dalam negeri, BCS juga melakukan ekspor. Seperti ke Singapura," kata Jodi.(dya/hes) Editor : Editor News