David Raya Tegaskan Arsenal Tidak Terganggu dengan Label Permainan yang 'Membosankan'

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:22 WIB
David Raya dan Mikel Arteta tidak peduli dengan label membosankan Arsenal.
David Raya dan Mikel Arteta tidak peduli dengan label membosankan Arsenal.

RADAR JOGJA - David Raya menyatakan bahwa ia dan rekan-rekan setimnya tidak ambil pusing jika ada yang melabeli Arsenal sebagai tim yang membosankan. Manajer The Gunners, Mikel Arteta pun berpendapat bahwa hanya segelintir orang yang mempermasalahkan gaya permainan timnya.

Arsenal akan menghadapi Bayern Munich pada Kamis (22/10) dini hari, dengan catatan 10 kemenangan dari 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Kemenangan terakhir diraih melalui laga sengit melawan Nottingham Forest dengan skor 1-0, di mana The Gunners hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran.

Sejak Mikel Arteta mengambil alih kursi kepelatihan pada Desember 2019, Arsenal telah mengamankan 32 kemenangan dengan skor 1-0, jumlah terbanyak di Liga Inggris, setara dengan catatan Everton.

Baca Juga: Ronaldo Gagal Penalti, Joao Felix Berikan Gol Kemenangan Al Nassr Lawan Neom

Ketika ditanya apakah kritik terhadap gaya permainan mengganggu para pemain di ruang ganti, Raya menjawab: "Tidak, sama sekali tidak. Orang punya pendapatnya masing-masing, begitu pula kami. Pada akhirnya, kami hanya kalah satu kali dari 11 pertandingan musim ini. Jika itu disebut membosankan atau menjengkelkan, saya tidak tahu harus berkata apa lagi. Kami menikmati bermain sepak bola. Kami senang turun ke lapangan setiap hari untuk memenangkan pertandingan, dan itulah hal yang paling penting."

Arsenal mencatatkan persentase penguasaan bola terendah yang pernah tercatat sejak musim 2003/04 saat kalah dari Paris Saint-Germain melalui adu penalti di final Liga Champions musim lalu, dengan hanya menguasai bola sebesar 25 persen.

"Anda harus melihatnya dari perspektif yang tepat. Itu adalah final Liga Champions pertama setelah sekian lama, dan kami mencetak gol pada menit kelima. Kami kemudian sedikit lebih bertahan karena tahu betapa hebatnya mereka dalam menyerang, dan kami tidak ingin memberikan celah apa pun. Sekarang situasinya sudah berbeda," imbuh Raya.

Baca Juga: Stuttgart 1-1 Atletico, Gol Pertama Alvarez dalam Kurun Waktu Enam Bulan Selamatkan Rojiblancos

"Menurut saya, Anda bisa melihat cara kami bermain; kami memiliki berbagai pendekatan permainan yang berbeda. Menurut saya, kami lebih siap tahun ini dibandingkan tahun lalu. Jadi, semoga kami bisa terus melanjutkannya, mempertahankan tren kemenangan serta catatan tidak kebobolan, hal itu akan sangat membantu kami untuk terus melaju," jelasnya.

Musim ini, The Gunners telah memenangkan tiga pertandingan dengan selisih tiga gol dan mengalahkan Ipswich 4-2 pada putaran ketiga Carabao Cup bulan lalu. 

Perolehan 18 poin dari tujuh pertandingan merupakan awal musim terbaik ketiga dalam sejarah Liga Inggris bagi mereka, yang kini berupaya mempertahankan gelar juara yang diraih untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.

Baca Juga: PSG 4-2 Barcelona, Juara Eropa Buktikan Mentalitas, Blaugrana Telan Kekalahan Perdana

Saat ditanya apakah ia menyadari adanya perdebatan mengenai pendekatan timnya, Arteta menjawab: "Saya tidak merasa demikian, karena yang saya dengar justru gaya permainan kami luar biasa—kami mencetak banyak gol, lebih banyak menguasai bola, lebih banyak melepaskan tembakan, melibatkan lebih banyak pemain, dan tidak ada gol yang berasal dari situasi bola mati. Jadi, situasinya sangat berbeda dibandingkan tahun lalu."

"Menurut saya, perdebatan ini hanya datang dari segelintir orang saja. Sebagian besar pihak lain justru menikmati cara kami bermain dan mendominasi pertandingan tahun ini. Kami telah membuktikannya, itulah pendapat saya."

Arteta juga mengungkapkan bahwa ia belum bisa melupakan kekalahan di laga final melawan PSG di Budapest, di mana Gabriel Magalhaes dan Eberechi Eze gagal mengeksekusi penalti dalam babak adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 1-1.

Baca Juga: Erling Haaland Diparkir saat Manchester City Bantai AEK Athens di Liga Champions, Foden Hattrick

"Saya sudah mencoba, tetapi belum berhasil melupakannya," ujarnya.

"Saya telah berusaha selama berminggu-minggu sepanjang musim panas, tetapi saat melihat bola dan suasananya, serta mendengar musiknya, hasrat saya begitu kuat. Kami sadar harus melangkah setahap demi setahap, namun semangat itu ada di dalam tim maupun pada diri kami masing-masing. Jadi, mari kita coba lagi."

Arteta mengonfirmasi bahwa Martin Zubimendi sudah bisa diturunkan setelah pulih dari cedera pergelangan kaki dan mungkin akan tampil melawan Bayern, sementara Piero Hincapie berpeluang kembali dalam pertandingan liga akhir pekan ini saat menjamu Everton.

Baca Juga: Liverpool Taklukkan Villarreal di Anfield, Rio Ngumoha Bersinar

Editor : Satria Putra Sejati
membosankan mikel arteta arsenal david raya the gunners