RADAR JOGJA - Pelatih Barcelona, Hansi Flick menyebut Lamine Yamal sebagai 'pemain terbaik di dunia' setelah timnya melibas Real Betis 5-2, sekaligus menyamai rekor start terbaik sepanjang sejarah La Liga.
Yamal membuka keunggulan di Sevilla lewat gol solo yang memukau. Kemenangan ini menandai kemenangan kesembilan beruntun bagi Blaugrana, menyamai rekor Real Madrid yang dicatatkan pada musim 1961/62 dan disamai kembali pada 1968/69.
Pemain tim nasional Spanyol ini telah mencetak sembilan gol dan memberikan sembilan assist dalam 11 penampilannya musim ini di semua kompetisi.
Baca Juga: Menunggu Kabar ILeague, PSS Sleman Siapkan Pita Hitam untuk Laga Melawan Persebaya Surabaya
"Pertandingan yang intens," ujar Flick.
"Laga yang luar biasa bagi para penggemar dan semua orang yang mencintai sepak bola, ini sungguh menakjubkan."
"Lamine hari ini... lihat saja gol pertamanya... sungguh luar biasa. Bagi saya, saat ini, dia adalah pemain terbaik di dunia. Saya sangat senang dengan performanya."
"Tentu saja dia memikul tekanan yang besar. Dia baru berusia 19 tahun, tetapi dia 100% fokus dan berkomitmen penuh. Performa serta sikapnya sungguh luar biasa. Seperti itulah kualitas pemain-pemain besar."
Baca Juga: Gagal Diselamatkan, Hiu Tutul 6 Meter Mati di Pantai Parangkusumo
Gol Yamal pada menit ke-10 menjadi pembuka bagi laga yang berlangsung sengit.
Valentin Gomez sempat menyamakan kedudukan bagi Real Betis sebelum laga berjalan setengah jam, namun Rodri kembali membawa Blaugrana unggul pada menit ke-41.
Gol dari Giovani Lo Celso kemudian dianulir karena terjadi pelanggaran handball oleh Cucho Hernandez dalam proses serangan tersebut, sebelum Gabriel Jesus memperlebar keunggulan Barca menjadi 3-1 di awal babak kedua.
Abde Ezzalzouli segera membalas untuk menghidupkan kembali harapan Betis, namun tak lama setelah selebrasi tersebut, Facundo Bernal diganjar kartu merah karena menanduk Yamal.
Baca Juga: Pakan Monyet Dikhawatirkan Picu Ketergantungan, Anggaran Gunungkidul Tak Berlanjut pada 2027
Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain selama setengah jam terakhir pertandingan, dengan Eric Garcia dan Dani Olmo melengkapi kemenangan telak tersebut.
Tim asuhan Flick telah memenangkan kesembilan pertandingan La Liga, mencetak 39 gol dan akan mencatatkan rekor sebagai awal musim terbaik jika berhasil mengalahkan Real Madrid dalam laga El Clasico pekan depan.
"Ini memang menyenangkan, tetapi kami ingin memenangkan gelar juara," imbuh Flick.
"Kami ingin meraih hal yang lebih besar. Itulah alasan kami bermain sepak bola."
Baca Juga: Pengakuan Korban Selamat Laka Suporter PSS: Terbangun Mobil Sudah Hancur
"Kami berjuang untuk meraih gelar, bukan demi rekor. Rekor memang menyenangkan untuk dimiliki, tetapi yang terpenting adalah tujuan utama kami. Mentalitas dan cara kami bermain bersama sungguh fantastis; kerja sama tim, baik saat menguasai bola maupun saat tidak menguasai bola, benar-benar luar biasa."
Termasuk di Liga Champions, Barcelona telah memenangkan 11 pertandingan berturut-turut musim ini, namun rentetan kemenangan tersebut akan diuji dalam dua laga berat selama sepekan ke depan.
Blaugrana akan bertandang ke markas juara Eropa, Paris Saint-Germain, pada tengah pekan, kemudian menjamu Real Madrid di Spotify Camp Nou dalam lanjutan liga akhir pekan depan.
Baca Juga: Suporter PSS Sleman Alami Kecelakaan di Tol Madiun, BCS: Stop Sebarkan Foto dan Video Korban!
Raphinha kemungkinan besar bisa tampil dalam kedua laga tersebut setelah pulih dari cedera hamstring dan sempat bermain selama 20 menit sebagai pemain pengganti saat melawan Betis.
Meski demikian, Garcia, Gerard Martin, dan Jules Kounde mengalami cedera ringan dalam pertandingan tersebut dan Flick menyatakan bahwa mereka akan menjalani pemeriksaan medis setibanya kembali di Barcelona pada hari Minggu.
Editor : Satria Putra Sejati