Chelsea terancam kehilangan kiper andalannya, Emiliano Martinez, setelah mengalami cedera rahang dalam kemenangan 2-0 atas Everton pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu.
Kiper berusia 33 tahun tersebut mengalami benturan keras pada babak kedua ketika bek Everton, Jarrad Branthwaite, berusaha menyambut umpan silang dan bertabrakan kepala dengan penjaga gawang asal Argentina itu.
Insiden tersebut membuat rekan-rekan setim Martinez langsung meminta bantuan tim medis. Bek Chelsea, Levi Colwill, bahkan terlihat terpukul saat menyaksikan kondisi sang kiper di lapangan.
Pertandingan sempat terhenti lebih dari 10 menit ketika tim medis memberikan pertolongan kepada kedua pemain. Martinez kemudian dievakuasi menggunakan tandu dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Suporter PSS Sleman di Tol Madiun KM 616, Polisi: Satu Orang Meninggal Dunia
Hasil Pemindaian Kepala dan Leher Tidak Bermasalah Serius
Jurnalis Argentina, Gaston Edul, melalui football.london melaporkan bahwa Martinez telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, termasuk pemindaian pada bagian kepala, punggung, dan leher.
Hasil pemeriksaan tersebut dilaporkan tidak menunjukkan komplikasi serius pada bagian-bagian tersebut. Namun, dokter menemukan cedera signifikan pada tulang rahangnya yang membuat Martinez harus menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.
Cedera itu juga mengharuskannya menjalani operasi untuk memulihkan kondisi rahangnya.
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, mengonfirmasi seusai pertandingan bahwa Martinez masih dalam keadaan sadar ketika meninggalkan stadion. Sang kiper juga mengalami gegar otak akibat benturan tersebut.
Untuk menggantikan Martinez, Chelsea memasukkan kiper pelapis Mike Penders. Ia berhasil membantu tim mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir tanpa kebobolan.
Sementara itu, Pedro Neto yang mencetak dua gol kemenangan Chelsea mempersembahkan pencapaiannya untuk Martinez yang harus meninggalkan lapangan akibat cedera.
Protokol Gegar Otak Mengancam Martinez Absen
Cedera rahang dan gegar otak yang dialami Martinez berpotensi membuatnya absen dalam sejumlah pertandingan penting Chelsea.
Sesuai protokol penanganan cedera kepala yang berlaku di sepak bola Inggris, pemain yang mengalami gegar otak harus menjalani pemantauan medis dan tahapan pemulihan sebelum kembali bertanding.
Prosedur tersebut mencakup pengawasan ketat selama 24 jam serta periode istirahat sekitar 48 jam dengan aktivitas fisik dan kognitif seminimal mungkin. Setelah itu, pemain harus melewati enam tahap pemulihan secara bertahap sebelum mendapatkan izin kembali bermain.
Dengan kondisi tersebut, Martinez diperkirakan tidak dapat memperkuat Chelsea dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur di Liga Inggris dan Liverpool pada ajang Carabao Cup.
Kehadirannya juga diragukan untuk laga penting melawan Manchester United pada 31 Oktober mendatang.
Baca Juga: Kecelakaan Mobil Yang Membawa Suporter PSS di Tol Madiun, Empat Orang Meninggal Dunia
Kepastian mengenai waktu pemulihan Martinez masih bergantung pada hasil penanganan cedera rahang, perkembangan kondisi gegar otak, serta evaluasi tim medis.
Mike Penders Berpeluang Jadi Kiper Utama
Absennya Martinez membuka peluang bagi Mike Penders untuk mendapatkan kesempatan tampil lebih banyak bersama Chelsea.
Kiper muda asal Belgia tersebut telah menunjukkan kemampuannya ketika masuk menggantikan Martinez saat menghadapi Everton. Ia kini berpeluang mengisi posisi penjaga gawang utama apabila Martinez belum pulih untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Chelsea yang harus menjaga konsistensi permainan di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Klub London tersebut kini perlu memastikan proses pemulihan Martinez berjalan optimal, sekaligus mempersiapkan Penders untuk menghadapi rangkaian pertandingan penting di kompetisi domestik.
Editor : Bahana.