PSIM Jogja Takluk 1-2 dari PSM Makassar, Rentetan Kekalahan pun Berlanjut

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:09 WIB
Ekspresi kekecewaan pemain PSIM Jogja setelah dikalahkan PSM Makassar dengah skor 1-2 dalam pertandingan Super League, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
Ekspresi kekecewaan pemain PSIM Jogja setelah dikalahkan PSM Makassar dengah skor 1-2 dalam pertandingan Super League, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

 

JOGJA - PSIM Jogja kembali menelan kekalahan setelah takluk 1-2 dari PSM Makassar dalam pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (16/10) sore. Dua gol melalui skema serangan balik cepat membawa tim tamu unggul, sedangkan PSIM hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat tendangan penalti Ze Valente.

Pada 10 menit awal pertandingan, tempo permainan berjalan relatif normal. Kedua tim cukup sabar membangun serangan dari lini belakang. PSIM terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola dan berusaha mengambil inisiatif menyerang.

Laskar Mataram mengandalkan sejumlah variasi serangan. Selain membangun permainan melalui area tengah yang dimotori Ze Valente, PSIM memanfaatkan lebar lapangan. Dua bek sayap, Raka Cahyana dan Alwi Fadilah, beberapa kali membantu serangan dari sisi kanan dan kiri.

Namun setelah memasuki pertengahan babak pertama, permainan lebih banyak berkutat di area tengah. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya yang benar-benar mengancam gawang lawan.

Baca Juga: Empat Laga tanpa Kemenangan, Van Gastel Pahami Kritik Suporter PSIM, Akui Punya Kekhawatiran Sama

Hingga setengah jam pertandingan berjalan, belum ada peluang matang yang mampu mengubah kedudukan. Situasi tersebut bertahan sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Skor masih imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, PSM justru mampu memecah kebuntuan. Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-49, Fahrul Aditia berhasil mencetak gol dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Tertinggal lebih dahulu, PSIM berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Tim asuhan Jean Paul Van Gastel kembali mengambil inisiatif permainan dan lebih dominan dalam penguasaan bola.

Namun, upaya PSIM untuk mengejar ketertinggalan justru meninggalkan ruang yang bisa dimanfaatkan lawan. Pada menit ke-65, PSM kembali menghukum tuan rumah melalui serangan balik cepat. Kali ini, Stefan Jevtoski mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menggandakan keunggulan PSM menjadi 2-0.

PSIM berusaha merespons dengan melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah dinamika permainan. Meski terus mencoba menekan pertahanan PSM, Laskar Mataram belum mampu segera menemukan gol balasan.

Baca Juga: Akui Ada Tekanan, Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi Yakin Akan Bangkit

Peluang untuk memperkecil ketertinggalan akhirnya datang pada menit ke-81. PSIM mendapatkan hadiah penalti setelah bek PSM Dusan Lagator melakukan pelanggaran terhadap penyerang Nermin Haljeta di dalam kotak terlarang.

Ze Valente yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya dari titik putih berhasil mengubah skor menjadi 1-2 sekaligus membuka kembali peluang PSIM untuk menyamakan kedudukan.

Gol itu membuat PSIM memangkas jarak menjadi satu gol. Namun hingga pertandingan berakhir, tuan rumah gagal mencetak gol tambahan. Wasit Gedion Dapaherang meniup peluit panjang dengan skor 1-2 untuk kemenangan PSM Makassar.

Hasil ini memperpanjang catatan negatif PSIM pada awal musim BRI Super League 2026/2027. Dari lima pertandingan yang telah dijalani, Laskar Mataram belum sekalipun meraih kemenangan. PSIM mencatatkan satu hasil imbang pada laga pembuka melawan Persita Tangerang, sebelum menelan empat kekalahan beruntun.

Baca Juga: Kini Sebut Faktor Keberuntungan, Alasan Van Gastel Start PSIM Jogja Beda dengan Musim Lalu

Kekalahan dari PSM juga membuat PSIM kembali gagal memaksimalkan pertandingan kandang untuk mengamankan poin. Padahal, tambahan angka dibutuhkan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Selanjutnya, PSIM harus menjalani dua pertandingan tandang secara beruntun. Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi Bhayangkara FC pada 20 Oktober, sebelum melanjutkan perjalanan melawan Isenmulang FC pada 24 Oktober.

Dua laga itu menjadi kesempatan bagi PSIM untuk berusaha memutus rentetan kekalahan dan memburu kemenangan perdana musim ini. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Super League Ze Valente Jean Paul van Gastel PSM Makassar PSIM Jogja