Kemenangan perdana di Super League musim 2026/2027, tak membuat PSS larut dalam euforia. Laskar Sembada langsung bersiap diri jelang melawan Persebaya Surabaya.
Gelandang senior PSS Kim Jeffrey Kurniawan menegaskan, timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR). Evaluasi dan pembenahan menyeluruh tetap wajib dilakukan sebelum mereka melakoni laga tandang krusial melawan Persebaya pada Minggu (18/10) mendatang.
Pemain bernomor punggung 23 tersebut menilai, jeda waktu beberapa hari jelang laga kontra Bajul Ijo tersebut harus dimaksimalkan sebaik mungkin. Itu untuk mematangkan persiapan serta menutupi celah permainan yang masih terlihat.
Baca Juga: Kini Sebut Faktor Keberuntungan, Alasan Van Gastel Start PSIM Jogja Beda dengan Musim Lalu
"Sekarang masih ada beberapa hari untuk kami latihan, untuk kami memperbaiki kekurangan yang tentunya masih ada," ucapnya, Rabu (14/10).
Menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) nanti, jelas bukan perkara mudah. Mengingat dukungan penuh dari puluhan ribu Bonek dipastikan bakal melipatgandakan tekanan bagi PSS Sleman.
Kim Jeffrey menyadari betul potensi ancaman tersebut dan meminta rekan-rekannya untuk tampil ekstra waspada di laga pekan kelima nanti.
Baca Juga: Warning! Antraks Muncul Lagi, Dinkes Gunungkidul Pantau Warga Paliyan selama 60 Hari
Pemain yang mengawali karir di Jerman itu mengatakan, jika kemenangan di laga sebelumnya, saat melawan PSM Makassar memang menjadi modal berharga guna mendongkrak kepercayaan diri para penggawa Super Elja.
Namun, kedisiplinan dan kesiapan mental dinilai bakal menjadi kunci utama jika PSS Sleman ingin mencuri poin dari markas Persebaya Surabaya nanti.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengingatkan para anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri. Mengingat tantangan berat langsung menanti di depan mata dengan menghadapi dua laga tandang beruntun menghadapi tim-tim kuat Jawa Timur.
Baca Juga: Tembus 1,81 Juta Wisatawan, Kulon Progo Bidik Investasi Pariwisata
Dua kali beruntun away ke kandang Persebaya Surabaya dan Persik Kediri. “Pertandingan tandang seperti yang kami tahu biasanya selalu jauh lebih sulit," tuturnya.
Meskipun begitu, Huistra tetap mengaku optimistis. Sebab pelatih berusia 59 tahun ini ingin PSS Sleman bisa bermain konsisten menampilkan identitas permainan tim demi mencuri hasil positif di kandang lawan.
"Tujuan kami adalah untuk terus bermain seperti ini, terus memainkan gaya kami sendiri dan mari kami lihat apa yang bisa kami raih di sana," tandasnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo