Arsenal dikabarkan mulai mempercepat pembicaraan perpanjangan kontrak Jurrien Timber. Bek asal Belanda tersebut menjadi salah satu pemain penting dalam skema pertahanan racikan Mikel Arteta, meski persoalan kebugaran masih menjadi perhatian klub.
Laporan Football Insider menyebut negosiasi kontrak Timber dengan Arsenal diperkirakan memasuki tahap yang lebih intensif. Kontrak pemain berusia 25 tahun itu saat ini masih berlaku hingga 2028.
Langkah memperpanjang masa baktinya menjadi bagian dari upaya Arsenal menjaga stabilitas lini belakang. Namun, The Gunners juga perlu mempertimbangkan riwayat cedera yang sempat mengganggu ketersediaan Timber sepanjang musim 2025/2026.
Timber memiliki kemampuan bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah. Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi Arsenal, terutama ketika tim menghadapi masalah kebugaran pemain di sektor pertahanan.
Statistik Jurrien Timber Bersama Arsenal
Sejak bergabung dengan Arsenal, Timber menunjukkan kontribusi yang tidak hanya terbatas pada tugas bertahan. Berdasarkan data yang tercantum dalam laporan tersebut, ia telah mencatatkan 97 penampilan dengan 82 kali menjadi starter.
Baca Juga: Kondisi Kabut Asap Pagi Ini Jadi yang Terparah, Kualitas Udara Palembang Tembus Level Berbahaya
Pemain internasional Belanda itu juga mengoleksi enam gol dan 10 assist.
Kekuatan Timber terletak pada kemampuannya menghadapi pemain sayap lawan dan menjaga area pertahanan. Kontribusinya dinilai sesuai dengan pendekatan Arteta yang mengutamakan organisasi serta soliditas lini belakang.
Selain beroperasi di sisi kanan, Timber dapat dimainkan di jantung pertahanan. Opsi tersebut membuatnya berpotensi menjadi alternatif ketika William Saliba atau Gabriel Magalhaes tidak tersedia.
Bagi Arsenal, mempertahankan pemain dengan kemampuan bermain di beberapa posisi dapat membantu menjaga keseimbangan tim dalam persaingan di Premier League.
Cedera Jadi Pertimbangan Arsenal
Di balik kontribusinya, persoalan kebugaran Timber menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pembahasan kontrak baru.
Laporan tersebut menyebut Timber absen selama 160 hari pada musim 2025/2026 akibat masalah pada pergelangan kaki dan pangkal paha. Gangguan di bagian pangkal paha juga disebut memengaruhi penampilannya pada musim ini.
Situasi tersebut membuat Arsenal perlu mempertimbangkan pengelolaan beban bermain dan ketersediaan pemain pelapis jika ingin terus mengandalkan Timber dalam jangka panjang.
Baca Juga: UAJY Jadi Tuan Rumah Munas VII APTIKOM 2026, Peserta Tembus 1.200 Orang
Posisi bek kanan juga membutuhkan perhatian tersendiri. Ben White, yang dapat mengisi posisi tersebut, turut mengalami sejumlah masalah kebugaran dalam beberapa periode terakhir.
Karena itu, perpanjangan kontrak Timber berpotensi menjadi bagian dari rencana jangka panjang Arsenal dalam menjaga kualitas pertahanan. Namun, ketersediaan pemain pengganti yang memadai tetap penting agar tim tidak terlalu bergantung pada satu pemain.
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga 2028, Arsenal memiliki waktu untuk membahas kesepakatan baru sekaligus mengevaluasi kondisi fisik Timber. Keputusan akhir akan berkaitan dengan kebutuhan tim, kontribusi pemain, serta strategi klub dalam menjaga kedalaman skuad.