Jurrien Timber Beri Kabar Kondisi Terbaru, Arsenal Diminta Tak Terburu-buru

Bahana. • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 14:07 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta peluk Jurrien Timber setelah kekalahan atas PSG di semifinal Liga Champions
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta peluk Jurrien Timber setelah kekalahan atas PSG di semifinal Liga Champions

Bek Arsenal Jurrien Timber mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam proses pemulihan cedera yang dialaminya. Pemain asal Belanda itu tak ingin terburu-buru kembali bermain karena khawatir mengalami kemunduran kondisi atau cedera lagi.

Timber memang sudah kembali memperkuat tim setelah melewati masa pemulihan panjang. Namun, perjalanan bek serbabisa tersebut sepanjang tahun ini cukup berat karena beberapa kali harus menepi akibat cedera.

Terbaru, Timber mengalami masalah pada bagian pangkal paha yang membuatnya absen selama lebih dari tiga bulan. Sebelumnya, ia juga sempat menjalani pemulihan akibat cedera pergelangan kaki.

Absen 103 Hari karena Cedera

Cedera pangkal paha yang dialami Timber pada Juni membuatnya harus menepi selama 103 hari dan melewatkan 11 pertandingan bersama klub maupun tim nasional.

Baca Juga: Dukung Karbon Netral, Pengunjung Borobudur Magelang Bisa Kontribusi Rp6 Ribu via Online

Cedera tersebut menjadi masalah besar keduanya sepanjang tahun ini. Sebelumnya, Timber absen selama 52 hari dan melewatkan 12 pertandingan akibat cedera pergelangan kaki yang dialaminya antara Maret hingga Mei.

Pada musim ini, Timber baru mencatatkan sekitar 105 menit bermain di Premier League bersama Arsenal.

Selama jeda internasional, timnas Belanda juga menerapkan program latihan khusus untuk membantu Timber mengembalikan kondisi fisiknya secara bertahap.

Ia kemudian mendapat kesempatan bermain selama 10 menit saat menghadapi Serbia. Timber kembali tampil lebih lama, yakni 78 menit, ketika Belanda bermain imbang 2-2 melawan Yunani.

Meski sudah kembali ke lapangan, Timber mengakui tubuhnya masih merasakan dampak dari absennya dalam waktu panjang.

"Saya harus sangat cerdas dalam menentukan langkah yang kami ambil. Kalau tidak, saya bisa mengalami kemunduran dan saya tentu tidak menginginkannya," ujar Timber seperti dikutip Sport Witness.

Ia mengaku memiliki keinginan untuk selalu bermain dan mengikuti setiap sesi latihan. Namun, Timber menyadari proses pemulihan membutuhkan kesabaran dan mengikuti arahan tim medis.

"Saya ingin bermain di setiap pertandingan dan mengikuti setiap latihan. Tetapi para fisioterapis memberikan saran mengenai apa yang terbaik untuk saya. Jadi, saya harus mendengarkan mereka dengan baik," lanjutnya.

Arteta Perlu Mengatur Menit Bermain Timber

Riwayat cedera Timber membuat Arsenal perlu berhati-hati dalam mengatur menit bermainnya.

Baca Juga: Resep Kembang Goyang Renyah, Camilan Tradisional yang Bikin Susah Berhenti Ngemil

Sejak bergabung dengan Arsenal, pemain tersebut sudah beberapa kali mengalami masalah kebugaran. Pada musim 2023/2024, Timber tercatat absen dalam 53 pertandingan selama 253 hari.

Musim berikutnya, ia kembali harus menepi selama 48 hari akibat lima masalah cedera. Sementara pada musim lalu, Timber kehilangan kesempatan tampil dalam 24 pertandingan dan menghabiskan sekitar 160 hari dalam masa pemulihan.

Catatan tersebut membuat pengelolaan kondisi fisiknya menjadi salah satu hal penting bagi Arsenal dan Mikel Arteta.

Timber memiliki kemampuan bermain di sejumlah posisi, baik sebagai bek tengah maupun bek sayap. Fleksibilitas tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain yang dibutuhkan Arteta.

Namun, Arsenal tidak perlu terburu-buru memaksimalkan menit bermainnya.

Memberikan Timber waktu untuk membangun kembali kebugaran secara bertahap dinilai lebih aman daripada memaksanya tampil penuh dan berisiko mengalami cedera baru yang kembali membuatnya absen dalam waktu panjang.

Bagi Arsenal, memastikan Timber tetap sehat dan tersedia dalam jangka panjang jauh lebih penting daripada sekadar memaksimalkan penampilannya dalam beberapa pertandingan.

 

Editor : Bahana.
cedera Arsenal mikel arteta arsenal Jurrien Timber premier league