RADAR JOGJA - Pelatih kepala Prancis, Zinedine Zidane mengatakan akan melakukan beberapa perubahan cerdas saat timnya menghadapi Belgia dalam upaya mempertahankan posisi puncak Grup A1 UEFA Nations League.
Pertandingan pertama Zidane sebagai pelatih di kandang sendiri berakhir imbang 1-1 melawan Italia di Stade de France pada hari Sabtu lalu.
Belgia sempat kalah 0-1 dari Prancis di Brussels, namun bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Turki untuk menempati posisi kedua klasemen dengan enam poin.
Baca Juga: Yunani Kembali Memaksa Jerman Besutan Jurgen Klopp Gagal Meraup Tiga Poin
Kylian Mbappe absen karena masalah lutut yang dialaminya saat kemenangan pembuka Prancis di Turki, dan bek Dayot Upamecano terkena skorsing setelah mendapat kartu merah di akhir laga melawan Italia.
Oleh karena itu, Zidane harus kembali memanfaatkan kedalaman skuadnya.
"Akan ada perubahan, itu pasti. Ini adalah pertandingan keempat kami, dan kami tidak bisa asal-asalan," ujar Zidane dalam konferensi pers.
Baca Juga: Arti Kode CC, K1, dan K3 di Kereta Api: Panduan Lengkap untuk Penumpang
"Kami akan melakukan perubahan cerdas, dan yang terpenting, kami melakukannya agar tetap kompetitif," imbuhnya.
Zidane merasa rotasi timnya tidak hanya menumbuhkan rasa kebersamaan, tetapi juga menjaga fokus setiap pemain agar siap jika terpilih.
"Ini untuk menunjukkan bahwa kami semua terlibat dan semua pemain berkomitmen pada tim ini, serta untuk memperlihatkan adanya persaingan ketat di dalam tim nasional Prancis," ujarnya.
Baca Juga: Roberto Mancini Ungkap Ada Banyak Kecemasan di Sekitar Timnas Italia
Zidane menikmati peran barunya setelah menggantikan Didier Deschamps yang telah memimpin selama 14 tahun, pasca-Piala Dunia.
"Saya selalu merasakannya, dan saya menyukainya. Saya suka merasakan ketegangan itu, saya menikmatinya," kata Zidane.
"Namun, yang paling saya sukai adalah apa yang saya kerjakan—kebersamaan dengan para pemain dan kelompok ini; itulah yang saya nikmati."
Baca Juga: Portugal Menang Lagi meski Tanpa Cristiano Ronaldo, Tekuk Norwegia 2-1
Zidane menambahkan: "Tuntutannya sama, namun perbedaannya terletak pada cara kerja di tim nasional dibandingkan dengan di level klub.
"Saya menikmati pekerjaan sehari-hari, dan kini saya menjalani peran yang berbeda, namun keinginan saya untuk bekerja secara harmonis bersama tim tidaklah berubah."
"Sungguh luar biasa bisa menghabiskan waktu 15 hari bersama para pemain, dan saya merasa agak kecewa memikirkan bahwa periode ini akan segera berakhir. Kami masih harus melakukan satu upaya terakhir agar bisa meninggalkan pemusatan latihan dengan perasaan bahagia."
Baca Juga: Verval Delapan Gerai KDMP di Bantul Dinilai Layak, Operasional Masih Tunggu Pusat
Belgia tidak akan diperkuat Kevin De Bruyne maupun sang kapten, Youri Tielemans, karena sanksi larangan bermain.
Namun, Zidane menyadari bahwa tim asuhan Mark van Bommel akan kembali memberikan ujian berat.
Editor : Satria Putra Sejati