RADAR JOGJA - Pelatih kepala Italia, Roberto Mancini mengatakan ada terlalu banyak kecemasan saat ini menjelang pertandingan kandang Nations UEFA League melawan Turki pada Selasa (6/10) dini hari WIB.
Mancini yang menggantikan Gennaro Gattuso pada bulan Juli setelah Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut mengalami kekalahan pada laga pembuka periode keduanya melatih tim saat takluk 2-1 dari Belgia di Roma, lebih dari seminggu yang lalu.
Italia sempat dicemooh oleh pendukung sendiri saat jeda babak pertama dan saat peluit akhir pertandingan tersebut dibunyikan, namun kemudian menang 4-1 di Turki pada laga berikutnya dan menahan imbang Prancis 1-1 di Paris.
Baca Juga: Portugal Menang Lagi meski Tanpa Cristiano Ronaldo, Tekuk Norwegia 2-1
"Ada terlalu banyak kecemasan saat ini, tetapi kita harus tetap tenang," kata Mancini.
"Kita hanya butuh waktu untuk bekerja dan berkembang. Jika kita bisa bermain bagus dan menang, maka keadaan akan berubah," imbuhnya.
Italia telah mencatatkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan sejak Mancini kembali menjabat sebagai pelatih kepala, serta menempati posisi ketiga di grup mereka di bawah pemimpin klasemen Prancis dan Belgia.
Baca Juga: Verval Delapan Gerai KDMP di Bantul Dinilai Layak, Operasional Masih Tunggu Pusat
"Kita tidak boleh terlalu euforia karena kemenangan, ataupun terlalu terpuruk karena kekalahan," ujar Mancini.
"Yang terpenting adalah saat melawan Turki, kami memainkan sepak bola yang bagus," lanjutnya.
"Saya ingin mengatakan bahwa penampilan saat melawan Belgia pun tidak sepenuhnya buruk; babak kedua menunjukkan beberapa momen menarik," jelasnya.
Baca Juga: Susuri Sejarah, Komunitas Kota Toea Magelang Ajak Peserta Djeladjah Spoor Susuri Bekas Rel
Mancini akan berhadapan dengan mantan rekan setimnya di Sampdoria, Vincenzo Montella, yang kini menghadapi tekanan yang semakin besar dari media Turki untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala.
Turki telah menelan tiga kekalahan beruntun di Nations League serta kini menempati posisi juru kunci grup.
"Montella telah dan terus melakukan pekerjaan yang luar biasa. Turki adalah tim hebat yang memiliki banyak pemain berbakat," kata Mancini memberikan pujian untuk Montella.
Baca Juga: Dibuat dari 1,5 Ton Sampah Plastik, Gapura Sleman di Pedestrian Denggung Jadi Spot Estetik
Editor : Satria Putra Sejati