RADAR JOGJA - Lamine Yamal mencetak gol indah di awal pertandingan saat juara dunia Spanyol mengalahkan Ceko 3-1 di Oviedo pada Minggu (4/10) dini hari WIB, sekaligus mempertahankan rekor sempurna di Grup A3 UEFA Nations League.
Pemain berusia 19 tahun itu memperkuat reputasinya sebagai kandidat Ballon d'Or lewat tendangan melengkung apik dari tepi kotak penalti pada menit keenam.
Kapten Spanyol, Rodri kemudian mencetak gol kedua pada menit ke-35 untuk membawa tim asuhan Luis de la Fuente memegang kendali permainan.
Baca Juga: Kroasia 0-7 Inggris, Vatreni Alami Kekalahan Terbesar, Bilic: Hilang Fokus Massal
Jiri Slama memperkecil ketertinggalan Ceko saat laga menyisakan 20 menit, sebelum bek Wolves, Ladislav Krejci diusir keluar lapangan akibat kartu kuning kedua.
Pemain pengganti Mikel Merino kemudian mencetak gol ketiga di penghujung laga, memastikan kemenangan ketiga berturut-turut bagi Spanyol sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 41 pertandingan di semua kompetisi.
Yamal memberikan dampak instan dengan membawa Spanyol unggul cepat lewat penyelesaian akhir yang menawan.
Baca Juga: UIN Sunan Kalijaga Tekankan Peran Manusia di Tengah Pesatnya Perkembangan AI, Canangkan Konsep Ini
Pemain berusia 19 tahun itu bergerak memotong ke tengah dari sisi kanan, melakukan operan satu-dua dengan Dani Olmo, lalu menciptakan ruang untuk melepaskan tembakan melengkung yang melewati kiper debutan Antonin Kinsky dan bersarang di sudut atas gawang.
Kiper Tottenham, Kinsky, segera beraksi dengan mengamankan tembakan mendatar dari Pedri, sebelum Aymeric Laporte menyundul bola melambung di atas mistar gawang menyusul sebuah sepak pojok.
Kinsky kemudian melakukan penyelamatan gemilang terhadap tembakan half-volley Olmo, menepis bola hingga melewati mistar gawang.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja edisi Minggu, 4 Oktober 2026
Spanyol menggandakan keunggulan pada menit ke-35 setelah rangkaian operan yang apik.
Bola diarahkan kembali ke wilayah pertahanan Ceko saat Rodri merangsek maju menuju kotak penalti.
Umpan Pedri yang ditujukan kepada Roberto Fernandez sempat terblokir, namun gelandang Barcelona, Rodri, bereaksi paling cepat untuk menyambar bola liar tersebut dan menghujamkannya ke bagian atas jaring gawang, mencetak gol pertamanya untuk Spanyol sejak Euro 2024.
Baca Juga: Gempa Terkini Hari Ini, Sumba M 6.1 dan Aceh M 5.9 Guncang Indonesia
Yamal digantikan oleh penyerang Liverpool, Víctor Munoz, di awal babak kedua, sementara pemain sayap Crystal Palace, Yeremy Pino, masuk menggantikan Alex Baena.
Ceko berhasil memperkecil ketertinggalan saat pertandingan menyisakan 20 menit. Adam Hlozek melakukan penetrasi dari sisi kiri dan menunda umpannya sebelum menyodorkan bola kepada Slama yang melakukan overlap; bek sayap itu kemudian melepaskan tembakan menyudut yang bersarang di pojok jauh gawang.
Tim tamu sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-79 ketika penyerang Rangers, Ryan Naderi, memasukkan bola ke gawang setelah kiper David Raya gagal menangkap sempurna bola hasil sundulan melambung Krejci.
Baca Juga: Aktivitas Merapi Meningkat, 8 Kali Lava Meluncur ke Barat Daya
Namun, gol tersebut segera dianulir karena pelanggaran yang dilakukan Lukas Cerv terhadap bek Spanyol, Robin Le Normand, saat tendangan bebas diarahkan ke tepi kotak penalti.
Tim tamu harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Krejci diusir keluar lapangan saat laga tersisa lima menit; ia menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Fernandez.
Spanyol menambah gol ketiga menjelang akhir laga melalui gelandang Arsenal, Merino, yang menyambar bola muntah setelah Kinsky menepis upaya awal Munoz yang muncul dari serangan di sisi kanan.
Editor : Satria Putra Sejati