RADAR JOGJA - Lionel Messi tiba di Argentina pada hari Jumat waktu setempat menjelang pertandingan perpisahannya bersama tim nasional.
Messi dijadwalkan bermain dalam laga persahabatan melawan Benin di Buenos Aires pada hari Rabu, yang menjadi penampilan terakhirnya bagi tim yang ia pimpin meraih gelar juara Piala Dunia 2022 tersebut.
Asosiasi Sepak Bola Argentina menyatakan bahwa tujuan pertandingan ini adalah untuk memastikan pemain terbaik dunia mendapatkan penghormatan perpisahan di kandang sendiri yang memang layak ia terima.
Baca Juga: Marc Cucurella: Terlalu Dini Melakukan Penilaian untuk Real Madrid
Messi, yang mengumumkan pensiun dari kancah internasional, terbang dari Miami menggunakan jet pribadi bersama keluarganya dan mendarat di kampung halamannya, Rosario, yang terletak 300 kilometer (sekitar 190 mil) di utara Buenos Aires.
Sejumlah rekan setimnya yang juga menjuarai Piala Dunia 2022 akan turut serta dalam perayaan tersebut. Namun, Paulo Dybala dan Nahuel Molina tidak dapat hadir setelah AS Roma menolak melepas mereka.
Keputusan Messi ini menandai akhir dari karier internasional bersejarah selama 21 tahun dengan seragam La Albiceleste, serta meninggalkan warisan berupa 125 gol dan pencapaian dua final Piala Dunia lainnya saat kalah dari Spanyol tahun ini dan Jerman pada 2014.
Baca Juga: Italia Rusak Momen Debut Kandang Zinedine Zidane bersama Prancis
Messi tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan Argentina lainnya pada jeda internasional kali ini.
La Albiceleste telah mengalahkan Bolivia 4-0 dan juga dijadwalkan melakoni laga persahabatan melawan Burkina Faso pada hari Minggu, namun pertandingan ini terancam batal akibat masalah perjalanan yang dihadapi skuad asal Afrika tersebut.
Penerbangan Burkina Faso dari Maroko seharusnya berangkat pada 30 September menggunakan pesawat sewaan, namun perjalanan tersebut dibatalkan.
Baca Juga: Gol Ke-200 dan 201 Kevin De Bruyne Bawa Belgia Taklukkan Turki
"Sejak insiden itu terjadi, kementerian yang membidangi olahraga, federasi, dan kedutaan besar telah berupaya mencari solusi secepat mungkin agar delegasi dapat melanjutkan perjalanan ke Buenos Aires," demikian pernyataan dari federasi Burkina Faso.
"Berbagai opsi telah dijajaki untuk mengatur ulang jadwal keberangkatan, namun adanya kendala, terutama terkait waktu perjalanan, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan para pemain," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati