PSS Sleman Tak Maksimal di Awal Musim, Pieter Huistra Sebut Ada Kendala Teknis selama Pramusim

Guntur Aga Tirtana • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 21:12 WIB

 

LAGA SENGIT: Para pemain PSS Sleman saat menghadapi Madura United, Sabtu (12/9). Dalam laga tersebut PSS kalah dengan skor 1-3 oleh tim tamu Madura United. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
LAGA SENGIT: Para pemain PSS Sleman saat menghadapi Madura United, Sabtu (12/9). Dalam laga tersebut PSS kalah dengan skor 1-3 oleh tim tamu Madura United. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

 

 

 

SLEMAN – Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra kembali membuat alasan penampilan minor Super Elang Jawa di tiga laga awal BRI Super League musim 2026/2027. Yaitu kendala teknis yang dihadapi selama pramusim.

 

Di pramusim kami mengalami cedera, ada pemain yang datang terlambat," ucap meneer Belanda itu, Rabu (30/9). Dia menyebut, perjalanan timnya sejak masa persiapan awal musim sejatinya diwarnai sejumlah kendala teknis. Proses integrasi antarpemain diakui belum sepenuhnya berjalan optimal akibat dinamika pergerakan transfer dan kondisi fisik pemain.

 

Selain itu, migrasi dari Championship ke Super League juga disebutnya menjadi kendala lainnya.

Baca Juga: Suka Travelling? Cara Dapatkan Ekstra 27.000 GarudaMiles Lewat BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

"Kami punya banyak pemain baru karena jika kami naik dari Liga 2 ke Liga 1, dan kami harus mendatangkan banyak pemain, terutama pemain asing,” tuturnya. “Kami mengalami beberapa masalah dengan pemain asing yang datang terlambat dan pemain asing yang mengalami cedera.” 

 

Karena itu jeda kompetisi FIFA Matchday kali ini akan dimanfaatkannya secara maksimal. Sebab, jeda waktu yang ada dinilai menjadi momentum krusial bagi jajaran pelatih untuk membenahi kedalaman tim, terutama memperkuat chemistry dan mengembalikan ritme permainan para penggawa Laskar Sembada.

"Bisa lebih baik, ya. Itulah yang mencoba saya katakana,” kata eks Direktur Teknik Timnas Indonesia itu. 

 Baca Juga: Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Bekasi, Terancam 12 Tahun Penjara 

Maka dari itu, Huistra berharap pada momentum kali ini para pemain bisa melakukan penyesuaian. Itu agar bisa menyatu dengan karakter permainan tim secara keseluruhan. Kendati demikian, eks pelatih Borneo FC itu tetap memberikan kepercayaan penuh kepada para pemainnya.

Sebab menurutnya, menit bermain sangat penting bagi pemulihan kondisi serta adaptasi para anak asuhnya di lapangan, meskipun performa yang ditunjukkan belum sepenuhnya berada di level puncak.

 Baca Juga: Kemarau Panjang, BPBD Kulon Progo Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan

​Pemanfaatan waktu jeda kompetisi selama beberapa pekan ini pun diharapkan mampu menjadi titik balik bagi peningkatan performa individu maupun kolektif.

Dia mengaku, tetap ingin memainkan mereka karena mereka pemain bagus, meskipun mereka belum memainkan permainan terbaiknya. “Jadi sekarang dalam minggu-minggu ini, mereka bisa masuk ke dalam ritme dan mereka akan bermain lebih baik," tandasnya. (ayu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
pramusim PSS PSS Sleman pieter huistra kendala teknis