Jerman 1-0 Yunani, Jurgen Klopp: Bagian dari Proses

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 09:46 WIB
Pelatih Timnas Jerman Jurgen Klopp
Pelatih Timnas Jerman Jurgen Klopp

RADAR JOGJA - Jurgen Klopp mengatakan bahwa kekalahan pertamanya sebagai pelatih Jerman merupakan bagian dari proses dalam upayanya melakukan peremajaan terhadap tim yang telah empat kali menjuarai Piala Dunia tersebut.

Die Maanschaft takluk dengan skor 0-1 melawan Yunani pada matchday kedua UEFA Nations League pada Senin (28/9) dini hari WIB.

Pemain pengganti Yunani, Dimitrios Kourbelis mencetak gol lewat tembakan yang sempat berubah arah pada menit ke-74, yang sedikit merusak suasana di Augsburg, tempat Klopp menjalani debut kandangnya sebagai pelatih Jerman.

Baca Juga: Tanpa Ronaldo, Portugal Kalahkan Norwegia meski Haaland Kembali Mencetak Gol di UEFA Nations League

Ini merupakan kekalahan pertama Die Maanschaft sepanjang sejarah saat menghadapi Yunani, juara Piala Eropa 2004.

"Ini benar-benar bagian dari proses," ujar Klopp.

"Susunan pemain, formasi, dan banyaknya perubahan, semuanya 100% merupakan keputusan saya," imbuhnya.

Baca Juga: Brace Meerdink Berikan Kemenangan Pertama Belanda bersama Xavi, Kalahkan Serbia di Nations League

Sebelumnya, Klopp memimpin tim meraih hasil imbang 1-1 melawan Belanda dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih.

Ia melakukan lima perubahan pada susunan pemain utama pada laga ini. Tim dengan wajah baru ini mendominasi babak pertama melawan Yunani dengan penguasaan bola sebesar 77% menurut data Opta, meskipun tidak banyak menciptakan peluang emas.

Karim Adeyemi sempat memaksa kiper Konstantinos Tzolakis melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-32, namun selebihnya kiper Yunani itu tidak banyak mendapat ancaman berarti.

Baca Juga: Merasa Canggung Saat Me Time? Ini Hal-Hal yang Perlu Kamu Tahu!

"Begitulah sepak bola," kata Klopp.

"Jika malam ini berakhir imbang, saya bisa menerimanya dengan mudah, tetapi kekalahan itu terasa pahit. Menurut saya kami tidak pantas menerimanya, namun kenyataannya hal itu terjadi, dan inilah situasinya," lanjutnya.

"Yunani memiliki rencana permainan untuk laga malam ini. Kami harus lebih yakin dengan apa yang kami lakukan. Dan pada saat itu tiba, segalanya akan berjalan dengan baik," jelasnya.

Baca Juga: Jawa Pos Radar Jogja, edisi 28 September 2026

Piratiko bermain lebih agresif di babak kedua. Fotis Ioannidis melewatkan sebuah peluang emas dan bek Jonathan Tah berhasil menggagalkan peluang lainnya, sebelum akhirnya Kourbelis mengejutkan para pendukung tuan rumah.

Jerman selanjutnya akan menghadapi Serbia di Munich, sebelum bertandang untuk melawan Yunani dalam pertemuan berikutnya.

Klopp mengatakan ia akan terus melakukan rotasi skuad.

Baca Juga: Toko Hamzah Batik Malioboro Jogja Kebakaran Hebat, Penyebab Belum Diketahui 

"Kami akan mengubah susunan pemain, mengubah tim," ujarnya.

"Hal baiknya adalah tim lawan belum tentu tahu bagaimana kami akan bermain, tetapi saat ini kami sendiri pun belum tahu bagaimana kami akan bermain, karena kami harus menyatukan kembali kelompok pemain tersebut," tegasnya.

"Kami bisa memetik banyak pelajaran dari pertandingan ini, dan kami akan melakukannya, serta mengupayakan perbaikan," pungkasnya.

Editor : Satria Putra Sejati
jerman jurgen klopp uefa nations league yunani