RADAR JOGJA - Manchester City bisa kehilangan dana dalam jumlah yang fantastis dan sangat besar dari kesepakatan sponsor setelah dinyatakan bersalah melanggar peraturan keuangan Liga Inggris.
The Citizens dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang mereka hadapi sejak 2023, menyusul penyelidikan selama empat tahun oleh komisi independen.
Namun, sanksi belum diputuskan secara final karena Manchester City tetap bersikeras tidak bersalah dan berencana mengajukan banding.
Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Turun Tangan Tindak Lanjuti Polemik Tambang Pasir Tuksono
The Citizens telah diselidiki terkait pelanggaran keuangan antara tahun 2009 dan 2018, yang mencakup kegagalan memberikan informasi keuangan yang akurat serta rincian pembayaran kepada pemain dan pelatih.
Pelanggaran terhadap peraturan Financial Fair Play (FFP) UEFA dan aturan Profitability and Sustainability (PSR) milik Liga Inggris juga termasuk dalam dakwaan tersebut.
The Citizens menghadapi konsekuensi berat, seperti pengurangan poin, denda, dan bahkan pengeluaran dari kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Baca Juga: Kylian Mbappe Cedera Lutut Usai Cetak Gol untuk Prancis, Terancam Absen Beberapa Laga Real Madrid
Menurut The Telegraph, Manchester City juga bisa kehilangan sponsor utama jika terkena pengurangan poin dan terdegradasi dari Liga Inggris atau gagal lolos ke kompetisi Eropa.
Klub raksasa Manchester ini memiliki 41 mitra global dan regional yang tercantum di situs web resmi, beberapa di antaranya memiliki keterkaitan dengan Abu Dhabi, sejalan dengan asal pemilik klub yang berasal dari Uni Emirat Arab.
Sponsor yang berbasis di UEA mungkin akan bersikap lebih toleran terhadap vonis bersalah tersebut, namun mitra lainnya kemungkinan besar akan meninjau kembali ketentuan dalam kesepakatan mereka.
Baca Juga: Lurah Banjarejo dan Manajemen On The Rock Berdamai, Akses Wisata Watu Bolong Kembali Dibuka
Kesepakatan antara klub sepak bola dan sponsor sering kali ditinjau ulang untuk negosiasi ulang atau pengakhiran kontrak. Hal itu biasanya terjadi setelah klub terkait terdegradasi atau gagal lolos ke kompetisi Eropa.
Namun, kesepakatan tersebut juga mencakup bonus bernilai besar yang didasarkan pada keberhasilan lolos ke kompetisi Eropa atau memenangkan trofi.
Oleh karena itu, banyak sponsor Manchester City mungkin akan berupaya menegosiasikan ulang atau bahkan mengakhiri kerja sama jika klub terdegradasi.
Baca Juga: Lurah Banjarejo dan Manajemen On The Rock Berdamai, Akses Wisata Watu Bolong Kembali Dibuka
Klub raksasa Liga Inggris ini menghadapi risiko kerusakan citra merek yang signifikan, mengingat banyak sponsor membayar biaya tinggi demi diasosiasikan dengan tim juara.
Akan tetapi, ketua Macnhester City, Khaldoon Al-Mubarak menegaskan bahwa klub akan dibebaskan dari semua dakwaan melalui proses banding.
“Saya telah menjadi bagian dari Klub ini selama 18 tahun. Saya mendapat kehormatan untuk berdiri bersama Anda di Etihad, di Wembley, dan di Istanbul," kata Al-Mubarak.
Baca Juga: Kiper Republik Irlandia Bazunu Mengundurkan Diri untuk Pertandingan Melawan Israel
“Klub ini sangat berarti bagi saya, dan Anda telah menunjukkan serta menyampaikan kepada saya, betapa berartinya Manchester City bagi Anda. Inilah alasan saya menulis surat ini kepada Anda hari ini.
“Menyusul pemberitaan media, banyak dari Anda mungkin menghabiskan malam dengan menjawab pertanyaan dan menanggapi pesan dari teman, keluarga, dan rekan kerja. Begitu pula dengan saya.
“Inilah yang saya sampaikan kepada keluarga saya: Proses di Liga Inggris masih panjang perjalanannya, dan keyakinan serta tekad kami untuk membuktikan bahwa Klub tidak bersalah tetap sama kuatnya seperti saat masalah ini bermula.
Baca Juga: Sumur Bor Sedalam 120 Meter Tak Mampu Atasi Kemarau, Warga Watu Belah Kulon Progo Bergantung Bantuan
“Ada begitu banyak hal yang ingin saya bagikan kepada Anda agar Anda memahami mengapa kami begitu yakin dengan posisi kami.
“Namun, aturan kerahasiaan yang ketat dalam proses hukum dan tekad kami untuk menghormatinya membuat saya tidak bisa melakukannya saat ini. Bahkan surat ini telah melalui beberapa pemeriksaan hukum untuk memastikan kepatuhannya.
“Saya meminta Anda untuk membaca dengan saksama pernyataan yang kami sampaikan pada hari Jumat, serta pernyataan yang kami keluarkan pada Februari 2023. Setiap kata di dalamnya penting dan benar adanya.
“Meskipun ada pihak-pihak yang terburu-buru mengambil kesimpulan sendiri dan banyak sekali kegaduhan di sekitar kita, tidak ada yang berubah. Kita pernah menghadapi tantangan bersama sebelumnya dan berhasil melaluinya.
“Masih banyak pihak yang ingin merusak momentum Klub kita. Kita tidak akan memberikan kesempatan itu kepada mereka.
“Kita akan bertandang ke Anfield dalam dua minggu ke depan, lalu menjamu Paris St Germain di Liga Champions di Stadion Etihad, momen-momen yang memberi kita kesempatan untuk merayakan kekuatan keluarga besar Manchester City.
“Terima kasih, seperti biasa, atas dukungan Anda yang tiada henti.”
Editor : Satria Putra Sejati