RADAR JOGJA - Kiper Bolton, Gavin Bazunu mengonfirmasi bahwa ia menolak untuk berpartisipasi dalam pertandingan UEFA Nations League antara Republik Irlandia dan Israel atas dasar prinsip.
Kedua tim dijadwalkan untuk saling berhadapan di Stadion Nagyerdei di Debrecen, Hungaria, pada Senin (28/9) dini hari di hadapan sejumlah kecil pendukung Israel untuk laga kandang pihak Israel.
Pertemuan darurat itu diadakan setelah Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) mengonfirmasi bahwa seorang pemain, yang kini diketahui adalah Bazunu, menyampaikan niatnya kepada pelatih kepala Heimir Hallgrimsson untuk mundur dari skuad, setelah mengungkapkan rasa keberatan untuk melakoni pertandingan tersebut.
Baca Juga: Sumur Bor Sedalam 120 Meter Tak Mampu Atasi Kemarau, Warga Watu Belah Kulon Progo Bergantung Bantuan
"Mewakili negara saya adalah segalanya bagi saya. Saya sangat menghormati setiap rekan setim, manajer, staf pelatih, dan rakyat Irlandia," tulis Bazunu di Instagram.
"Namun, saya telah mengambil keputusan yang tidak mudah. Saya adalah orang yang memegang teguh keyakinan dan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi pribadi yang berkarakter serta berprinsip; oleh karena itu, saya merasa tidak tepat untuk berpartisipasi dalam pertandingan mendatang melawan Israel.
"Keputusan saya semata-mata didasarkan pada keyakinan pribadi saya bahwa pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa adalah tindakan yang salah.
Baca Juga: Terlepas Penampilan Kurang Maksimal di Liverpool, Jurgen Klopp Berharap Wirtz Menjadi Diri Sendiri
"Penting untuk dicatat bahwa sikap saya ini bukan menentang rakyat Israel atau komunitas Yahudi, melainkan menentang kekejaman yang terjadi di wilayah tersebut.
"Ada saat-saat tertentu dalam hidup ketika kita memiliki kesempatan untuk membela sesuatu yang lebih besar, dan saya sangat yakin bahwa ini adalah salah satunya."
Selanjutnya, Republik Irlandia akan bertolak ke Dublin untuk menghadapi Austria, lalu kembali melawan Israel dalam pertandingan kandang yang digelar secara tertutup di Backa Topola, Serbia.
Baca Juga: Liverpool Resmi Menunjuk Kembali Julian Ward sebagai Direktur Olahraga
Petinggi Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI), David Courell, dalam konferensi pers yang sempat tertunda lebih dari lima jam, mengatakan: "Skuad berada di Pristina kemarin, dan diskusi mendalam telah dilakukan yang pada akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk tetap bertolak ke Hungaria.
"Sejak awal periode jeda internasional ini, kami semua memang berniat untuk melakoni pertandingan-pertandingan tersebut, dan itulah kesepakatan yang dicapai oleh tim pada akhir pertemuan dua jam kemarin.
"Pagi ini, seorang pemain menyampaikan rasa keberatan kepada pelatih kepala untuk menjalani pertandingan ini, serta mengutarakan niatnya untuk mundur dari skuad. Seperti yang bisa Anda pahami, situasi baru ini membutuhkan waktu dan pertimbangan matang bagi anggota skuad lainnya.
Baca Juga: Taklukkan Inggris di Wembley, Rekor Tak Terkalahkan Spanyol Bertambah menjadi 39 Pertandingan
"Setelah itu, diskusi berlanjut selama empat jam lagi, terutama di antara para pemain sendiri, namun sesekali juga melibatkan staf pelatih dan pihak manajemen.
"Berbagai pandangan telah disampaikan, dan menurut saya penting untuk menegaskan bahwa dari sudut pandang asosiasi maupun bagi semua pihak yang terlibat dalam diskusi tersebut, kami sangat menghormati hak setiap individu untuk memiliki pendapat masing-masing mengenai masalah ini.
"Pada akhirnya, mungkin dalam 90 menit terakhir, kami melakukan pemungutan suara di kalangan skuad untuk mengetahui sikap mereka terkait pelaksanaan pertandingan, dan hasilnya menunjukkan mayoritas besar berkeinginan untuk melanjutkannya."
Baca Juga: Jadwal Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Yogyakarta Hari Ini, Lima Pertandingan Seru di GOR UNY
Courell juga mengungkapkan bahwa Republik Irlandia berencana mengenakan ban lengan hitam pada lawa melawan Israel sebagai bentuk penghormatan atas semua nyawa yang melayang dalam konflik tersebut serta tidak akan mengikuti beberapa bagian dari seremoni pra-pertandingan, termasuk jabat tangan dan pertukaran panji tim.
Ia juga menyebutkan bahwa para pemain telah meminta agar kewajiban terkait media ditiadakan selama sisa periode jeda internasional ini.
Saat diminta mengonfirmasi apakah hanya satu pemain yang tidak akan masuk dalam skuad pada hari Minggu nanti, Hallgrimsson berkata: "Semua pemain lainnya berlatih hari ini. Tentu saja situasi berubah karenanya, jadi diskusi masih terus berlangsung.
Baca Juga: Buang Kebiasaan Penting Gaya, Ini 4 Langkah Cerdas Kelola Gaji UMR Agar Tabungan Gemuk
"Kami belum mencapai kesimpulan akhir mengenai hal ini, namun kami akan terus melangkah dan pertandingan tetap akan digelar. Kami akan berlatih, dan diskusi lebih lanjut akan dilakukan malam ini serta mungkin besok."
Editor : Satria Putra Sejati