Bukan Tepuk Tangan, Tapi Cemoohan saat Mancini Tandai Debut Kembali bersama Italia

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB
Pelatih Italia, Roberto Mancini.
Pelatih Italia, Roberto Mancini.

RADAR JOGJA - Enam bulan setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Italia masih terus kesulitan. Azzurri kalah 0-2 di Stadio Olimpico melawan Belgia, tim perempat finalis Piala Dunia, dalam laga Nations League pada Sabtu (26/9) dini hari WIB.

Laga ini merupakan pertandingan pertama Azzurri sejak kekalahan play-off melawan Bosnia pada bulan Maret.

Roberto Mancini menandai kembalinya ia ke kursi pelatih Italia dan ia tampak frustrasi di pinggir lapangan.

Baca Juga: Bermain Imbang Melawan Austrlia, Pelatih Brasil Ancelotti Soroti Rumput Lapangan di Queenslan

Sebaliknya, laga ini menjadi debut sukses bagi pelatih baru Belgia, Mark van Bommel dimana mantan pemain timnas Belanda itu ditunjuk setelah Rudi Garcia hengkang usai Piala Dunia.

Hanya 47.155 penonton yang hadir di Olimpico yang berkapasitas 70.000 kursi, dan suporter tuan rumah mulai melontarkan siulan cemoohan saat pertandingan baru berjalan 20 menit, setelah Mika Godts membawa The Red Devils unggul lewat gol internasional pertamanya.

Dodi Lukebakio menggandakan keunggulan Belgia di pertengahan babak kedua. Saat peluit akhir dibunyikan, Italia meninggalkan lapangan diiringi suara cemoohan keras dari penonton.

Baca Juga: Mengapa Detak Jantung Makin Cepat Saat Lari Padahal Pace Sama? Ini Kata Dokter

"Saat kami kalah, tidak ada yang senang. Saat kalah, wajar jika mendapat cemoohan," kata Mancini.

Kevin De Bruyne mengirimkan bola kepada Godts di sisi kiri. Pemain bernomor punggung 10 milik Belgia itu kemudian bergerak memotong ke tengah, melewati tiga pemain bertahan, sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma.

Godts, yang baru saja bergabung dengan Paris Saint-Germain, mengecoh bek Gianluca Mancini hingga salah arah, sementara bek tengah lainnya, Diego Coppola, terlambat melakukan tekel sambil meluncur.

Baca Juga: Jadwal Honda DBL With Kopi Good Day 2026 Yogyakarta Hari Ini, Juara Bertahan Srikandi Olifant Main

Coppola bermain menggantikan Alessandro Bastoni yang sedang menjalani skorsing akibat kartu merah dalam kekalahan melawan Bosnia.

Serangan balik itu bermula dari operan buruk gelandang Alessandro Romano, yang sedang menjalani debutnya bersama Italia setelah memutuskan pindah kewarganegaraan sepak bola dari Swiss.

Gol kedua Belgia juga tercipta melalui serangan balik dimana Lukebakio mencetak gol dari luar kotak penalti setelah gelandang Sandro Tonali berlari mundur dalam upaya putus asa untuk menghentikannya.

Baca Juga: Bukan hanya Lari, Ribuan Pelari Akan Padati Jogja Demi Misi Bebas Stunting di Chicken n Egg Run 2026

"Kami membiarkan adanya celah dan kebobolan dua gol yang sebenarnya bisa dihindari," ujar bek sayap Italia, Riccardo Calafiori.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," jelasnya.

Susunan pemain utama Mancini mencakup delapan pemain yang kerap tampil selama rangkaian kualifikasi Piala Dunia.

Baca Juga: Kemungkinan karena Manusia, Kebakaran TNGM Wilayah Jurang Jero Hanguskan 60 Hektare

Mancini, yang kini berusia 61 tahun, sukses membawa Azzurri menjuarai Kejuaraan Eropa pada tahun 2021, namun secara mengejutkan mengundurkan diri sebagai pelatih Italia pada Agustus 2023 dan mengambil alih tim nasional Arab Saudi dua pekan kemudian.

Tantangan bagi Italia tidak akan menjadi lebih mudah karena mereka akan bertandang ke Turki, kemudian melawat ke Prancis, sebelum menjamu Turki di Bologna untuk menutup rangkaian pertandingan fase pertama Nations League.

Editor : Satria Putra Sejati
italia roberto mancini nations league belgia