JOGJA – Kartu merah yang diterima gelandang Adrian Cyprian Purzycki membuatnya absen dalam dua pertandingan BRI Super League 2026/2027. Selain hukuman otomatis akibat kartu merah langsung, pemain asal Polandia itu juga dijatuhi sanksi tambahan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Sanksi tersebut merupakan buntut dari insiden saat PSIM menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kedua, Minggu (13/9) lalu. Purzycki diusir wasit pada menit ke-50 setelah melakukan pelanggaran terhadap Toni Firmansyah yang sedang membawa bola dalam situasi menyerang.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 012/SL/SK/KD-PSSI/IX/2026 tertanggal 15 September 2026, Komdis PSSI menjatuhkan tambahan hukuman larangan bermain satu pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta kepada Purzycki.
Baca Juga: Harga Cabai di Kulon Progo Naik Rp 25 Ribu, Pasokan Menipis karena Kemarau dan Terserang Penyakit
Sebelumnya, Purzycki sudah harus menjalani hukuman otomatis sesuai Regulasi Kompetisi BRI Super League 2026/2027 Pasal 55 ayat 5 dan 9.
Aturan tersebut menetapkan larangan bermain satu pertandingan berikutnya serta denda Rp 15 juta bagi pemain yang menerima kartu merah langsung. Artinya Purzycki harus kembali absen saat Laskar Mataram menjamu Persija Jakarta.
"Sesuai regulasi kompetisi BRI Super League, kalau kartu merah langsung memang absen satu laga. Namun, Purzycki mendapat sanksi tambahan larangan bermain di satu laga dari Komite Disiplin. Kami menghormati keputusan Komdis," ujar Manajer Tim PSIM Jogja Iksan Mahar, Rabu (23/9).
Baca Juga: Memeriahkan dan Menyambut HUT ke-81 KAI, 500 Peserta Tarik Lokomotif Seberat 84 Ton: Ini Pemenangnya
Kehilangan Purzycki menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi PSIM, mengingat perannya di sektor tengah. Selain menjadi salah satu pemain andalan, ia juga telah menyumbangkan gol pertama bagi PSIM pada musim ini.
Iksan mengakui absennya pemain tersebut cukup menjadi kerugian bagi tim. Meski begitu, PSIM tetap memiliki opsi untuk mengisi pos yang ditinggalkannya. "Tentu ini sebuah kerugian bagi tim, karena memang Purzycki merupakan salah satu pemain andalan. Dia juga yang mencetak gol pertama bagi PSIM,” ungkapnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo