SLEMAN - Manajemen PSS Sleman bersama tim pelatih sepakat meliburkan aktivitas skuad utama bertepatan dengan masuknya jeda internasional FIFA Matchday. Keputusan mengistirahatkan para penggawa Laskar Sembada ini diambil usai Super Elja merampungkan tiga laga krusial secara beruntun pada lanjutan ajang kompetisi Super League musim 2026/2027.
Langkah meliburkan tim resmi disepakati usai melakoni laga pamungkas melawan Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (20/9) lalu. Jajaran manajemen dan jajaran pelatih memberikan hak istirahat selama dua hari bagi para pemain, yakni pada Senin (21/9) dan Selasa (22/9).
Kebijakan ini diambil lantaran kompetisi domestik terhenti sejenak untuk FIFA Matchday, sehingga menghadirkan rentang waktu yang cukup senggang menuju pertandingan selanjutnya. Penggawa Super Elja sendiri dijadwalkan baru kembali merumput untuk menantang PSM Makassar pada 11 Oktober mendatang.
Baca Juga: PSS Sleman Telan Hat-trick Kekalahan, Pieter Huistra Sebut Tim Sedang Adaptasi
Pelatih PSS Pieter Huistra menjelaskan, jeda latihan ini juga dijadikan momen evaluasi mendalam bagi tim pelatih. Mengingat tim kebanggaan Bumi Sembada ini belum meraih kemenangan sama sekali di tiga laga awal kompetisi musim ini.
Dalam hal ini, Huistra mengaku akan melakukan evaluasi lini pertahanan anak asuhnya yang dinilai masih sangat rapuh dan terburu-buru. "Jujur, gol-gol yang bersarang di gawang kami terlalu mudah. Ya, ini hal yang harus segera kami perbaiki bersama. Kesalahan seperti ini sama persis dengan pertandingan sebelumnya," katanya, Senin (21/9).
Tak hanya itu, pelatih asal Belanda ini juga menekankan pentingnya perubahan mendasar dalam organisasi permainan PSS selama jeda kompetisi ini. Pihaknya bertekad memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk membenahi segala kekurangan sebelum laga berikutnya.
"Kami harus membenahi ini secara menyeluruh, kami harus merubah situasi ini secepatnya agar tim bisa tampil lebih solid," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja