Dipaksa Menyerah Dewa United, PSS Sleman Hat-trick Kekalahan di Awal Musim Super League 2026/2027

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 20:21 WIB
NOL POIN LAGI: Para pemain PSS Sleman saat berduel dengan pemain Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (20/9) sore. (Dok. PSS Sleman)
NOL POIN LAGI: Para pemain PSS Sleman saat berduel dengan pemain Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (20/9) sore. (Dok. PSS Sleman)

 

BANTEN - PSS Sleman belum juga bisa beranjak dari tren negatif pada awal kompetisi Super League musim 2026/2027. Bertandang ke Banten International Stadium pada pekan ketiga, Minggu (20/9) sore, Laskar Sembada kembali harus menelan kekalahan usai dipaksa menyerah 1-2 dari tuan rumah Dewa United.

Kekalahan itu tentu saja kian memperpanjang nestapa klub kebanggaan warga Bumi Sembada tersebut. Sebab, anak-anak Sleman harus meratapi catatan hat-trick kekalahan secara beruntun dalam tiga laga awal musim ini.

Pelatih PSS Pieter Huistra mengatakan sejatinya di laga melawan Dewa United timnya telah berjuang dengan baik. Anak asuhnya juga memiliki beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi peluang itu gagal dimanfaatkan sehingga tim harus menerima kekalahan. 

"Pertandingan dua tim sama (imbang). Dua gol yang mereka (Dewa) cetak, kemungkinan tidak beruntung buat buat PSS," katanya usai pertandingan.

Baca Juga: PSIM Jogja Didenda Komdis PSSI Sebesar Rp 110 Juta, PSS Sleman Rp 30 Juta

Bek senior PSS Fachruddin Aryanto mengatakan, kekalahan yang menimpa timnya kali ini bukanlah hasil yang diinginkan para pemain. Mengingat para pemain sudah mempersiapkan diri jelang melawat ke Banten beberapa waktu lalu. 

"Saya kira sedikit hilang fokus itu membuat hasil yang berbeda. Itu yang akan menjadi pelajaran ke depan, mudah-mudahan bisa lebih baik lagi," cetusnya. 

Sementara, Pelatih Dewa United Osmar Loss mengaku sebenarnya laga melawan PSS berjalan sulit. Untungnya tim bisa mencetak dua goal di awal babak kedua. 

"Mungkin kami terlihat mengontrol permainan, tapi menurut saya kami kehilangan kontrol ketika kami kebobolan. Lalu pada momen ini penting untuk kami tahu betapa kerasnya di pekan-pekan ini dengan jadwal yang sangat padat," jelasnya. 

Oleh karena itu, Osmar Loss mengapresiasi perjuangan para pemain di laga ini. Menurutnya, anak asuhnya telah memberikan segalanya yang mereka punya di laga ini.  "Saya senang dengan bagaimana cara pemain merespons itu dan mereka menampilkan performa yang baik," tegasnya. 

Baca Juga: PSS Sleman Masih Mencari Formasi Ideal demi Hentikan Tren Buruk di BRI Super League

Gelandang serang Dewa United Taisei Marukawa mengatakan, meski telah mencetak gol dan memberikan satu assist, pemain asal Jepang ini menyatakan hal tersebut bukanlah hal terpenting. Baginya, kemenangan menjadi harga mati di laga ini. "Saya sangat senang akan hal tersebut," tegasnya. 

Menurut Marukawa, Dewa United telah bermain bagus di laga kali ini. Seluruh pemain juga mengerti apa yang harus dilakukan dan mengikuti strategi yang telah diberikan. Dari hal itu tim berjuluk Banten Warriors ini bisa mempermalukan PSS. "Menurut saya Dewa United layak menang pada hari ini," tandasnya. 

PSS memang tak berkutik di laga melawan Dewa United. ​Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Hiromu Tanaka dan kawan-kawan sejatinya mencoba bermain lebih sabar dan pragmatis. 

Pertahanan PSS Sleman terus digempur habis-habisan oleh lini serang Dewa United. Beruntung, kokohnya barisan belakang membuat papan skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.

​Namun, petaka bagi PSS baru benar-benar dimulai pada babak kedua. Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-48, Taisei Marukawa yang menerima umpan matang dari Denilson Junior di dalam kotak penalti dengan dingin menjebol gawang Pedro Caracoci. Skor berubah menjadi 0-1 untuk tuan rumah.

Baca Juga: Trauma dengan Degradasi, Dominikus Dion Ingin PSS Sleman Bangkit

​Belum sempat bangkit dari guncangan gol pertama, gawang PSS kembali bobol 10 menit berselang. Tepatnya pada menit ke-58, giliran Carlos Iury yang menambah penderitaan Laskar Sembada. 

Lagi-lagi PSS kembali kecolongan melaui skema serangan balik cepat. Di mana Carlos Iury dengan mudah menyarangkan bola ke gawang PSS untuk menggandakan keunggulan Dewa United menjadi 0-2.

​PSS baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71. Memanfaatkan situasi tendangan pojok yang dikirimkan Moussa Bagayoko, Christophe Nduwarugira berhasil menyambar bola  hingga menggetarkan jala Dewa United. Skor menipis menjadi 1-2.

​Merasakan angin segar, jajaran pelatih PSS lalu merespons dengan melakukan rotasi serta memasukkan beberapa tenaga baru. Langkah ini terbukti manjur meningkatkan intensitas serangan. 

Berbagai peluang matang sempat tercipta di sisa waktu pertandingan untuk menyamakan kedudukan. Sayang, tak ada tambahan gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
PSS Sleman Super League fachruddin aryanto pieter huistra Dewa United