Arsenal Dibantai Brighton 0-3, Mikel Arteta Soroti Hilangnya Rasa Hormat Pemain

Bahana. • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 08:48 WIB
Pelatih Arsenal  Mikel Arteta menyoroti skuadnya setelah dibantai Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3 di Stadion Amex, Sabtu (20/9)
Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyoroti skuadnya setelah dibantai Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3 di Stadion Amex, Sabtu (20/9)

LONDON - Arsenal menelan kekalahan pertama mereka di Liga Inggris musim 2026/2027 setelah dibungkam Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3 di Stadion Amex, Sabtu (20/9). Hasil ini membuat pelatih Mikel Arteta melontarkan kritik keras kepada para pemainnya yang dinilai tidak menunjukkan rasa hormat terhadap pertandingan.

Kekalahan tersebut menjadi yang terberat bagi Arsenal dalam tiga tahun terakhir dan sekaligus menghentikan laju impresif The Gunners di awal musim. Arsenal kini mengoleksi 12 poin dari lima pertandingan, sementara Manchester City berpeluang memperlebar jarak menjadi tiga poin jika mampu mengalahkan Sunderland.

Arteta mengakui Brighton tampil jauh lebih baik dan pantas meraih kemenangan. Menurutnya, Arsenal kalah dalam aspek-aspek mendasar permainan sejak menit awal.

"Selamat kepada Brighton atas cara mereka bermain. Mereka berada di level yang berbeda dari kami dalam hal-hal mendasar di pertandingan ini," ujar Arteta seusai laga.

Ia menilai para pemain Arsenal kalah dalam duel-duel penting, bola kedua, hingga intensitas perebutan bola.

"Mereka selalu lebih dulu memenangkan duel pertama, aksi kedua, dan bola kedua. Dari situ mereka mulai mengendalikan permainan," katanya.

Arteta Kritik Permainan Arsenal

Selain kalah agresif, Arteta juga menyoroti buruknya kualitas permainan Arsenal saat menguasai bola, khususnya di area pertahanan sendiri.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, para pemain gagal menerapkan prinsip permainan yang dibutuhkan ketika menghadapi tim dengan tekanan tinggi seperti Brighton.

"Saat kami menguasai bola, terutama di wilayah sendiri, kami sangat buruk secara teknis. Kami tidak menghormati pertandingan dan prinsip-prinsip permainan yang harus diterapkan saat menghadapi tim yang melakukan pressing satu lawan satu," tegas Arteta.

Ia menambahkan kondisi tersebut membuat Arsenal tidak mampu mengontrol jalannya pertandingan seperti yang diinginkan. Bahkan ketika mendapatkan peluang emas, The Gunners juga gagal memanfaatkannya menjadi gol.

"Kami harus belajar dari pelajaran ini karena hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi," lanjutnya.

Brighton Tampil Lebih Agresif

Brighton tampil dominan sepanjang pertandingan melalui pressing tinggi yang menyulitkan lini belakang Arsenal. Tekanan tersebut memaksa Ezri Konsa dan Gabriel Magalhaes beberapa kali melakukan kesalahan saat membangun serangan dari belakang.

Sepanjang musim ini Arsenal memang lebih sering menghadapi tim yang bermain bertahan. Namun Brighton justru berani meninggalkan ruang di belakang lini pertahanan dan terus menekan Arsenal sejak awal.

Di lini depan, Arsenal juga kesulitan membongkar pertahanan Brighton. Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Christos Tzolis gagal memberikan ancaman berarti maupun mengeksploitasi garis pertahanan tinggi tuan rumah.

Penampilan tersebut kembali memunculkan kritik dari sebagian pendukung Arsenal yang menilai klub belum memiliki penyerang tajam untuk menjadi pembeda dalam laga-laga besar.

Arsenal Punya Waktu Bangkit

Kekalahan ini datang tepat sebelum jeda internasional, memberi Arsenal waktu sekitar tiga pekan untuk melakukan evaluasi.

Setelah jeda, Arsenal dijadwalkan menjamu Leeds United pada 10 Oktober mendatang dalam lanjutan Liga Inggris.

Arteta berharap hasil buruk di markas Brighton bisa menjadi pengingat bagi timnya agar tidak menurunkan standar permainan sepanjang musim.

Ia menegaskan para pemain tidak boleh terus larut dalam kekecewaan, tetapi juga tidak boleh melupakan pelajaran penting dari kekalahan tersebut.

Meta Deskripsi: Arsenal kalah 0-3 dari Brighton dalam kekalahan pertama Liga Inggris musim ini. Mikel Arteta menilai para pemain The Gunners kehilangan rasa hormat terhadap pertandingan dan gagal memenuhi standar permainan.

Editor : Bahana.
liga inggris mikel arteta arsenal brighton premier league