RADAR JOGJA - Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, mengatakan bahwa anggapan dirinya berada di bawah tekanan pada tahap awal musim ini adalah hal yang konyol.
Carrick mendapatkan posisi permanen di Old Trafford setelah memenangkan 12 dari 17 pertandingannya sebagai pelatih sementara musim lalu.
Musim baru ini dimulai dengan lambat, di mana tim hanya meraih dua kemenangan dari enam pertandingan di semua kompetisi serta menelan kekalahan kandang berturut-turut dari Manchester City dan Brighton.
Baca Juga: Arsenal Buka Opsi Pinjamkan Max Dowman, Ada yang Minat?
Namun, saat berbicara dalam konferensi pers jelang laga melawan Fulham, Carrick menepis anggapan bahwa posisinya mungkin sudah terancam.
"Menurut saya, penilaian itu butuh waktu lebih lama daripada sekadar hasil satu atau dua pertandingan," ujarnya.
"Terkait masa depan, kepemilikan klub, dan berapa lama saya akan memegang jabatan ini, saya tidak memikirkan 'berapa lama lagi waktu yang saya miliki?'"
Baca Juga: Cristian Kily Gonzalez: Kita Harus Dengarkan Pendapat Lionel Messi
"Konyol rasanya berpikir seperti itu dalam posisi saya saat ini. Hal itu sama sekali tidak ada dalam benak saya. Memang ada dua atau tiga pertandingan di mana kami tidak mendapatkan hasil yang diharapkan—dan dua atau tiga pertandingan itu pun sudah terlalu banyak karena saya sangat benci kekalahan."
Carrick menunjukkan sikap tegas dalam konferensi persnya setelah klub melewati pekan yang sulit.
Dia juga menanggapi komentar yang menyebutkan bahwa para penggemar ingin melihatnya menunjukkan lebih banyak emosi setelah tim meraih hasil negatif.
Baca Juga: Lima Wajah Baru Dipanggil untuk Perkuat Prancis saat Zidane akan Pimpin Les Blues di Nations League
"Saya perlu menunjukkan lebih banyak emosi?" jawab Carrick.
"Bagaimana caranya? Bagaimana caranya? Saya bertanya, bagaimana? Apa yang Anda ingin saya tunjukkan?
"Kami tidak suka kalah dalam pertandingan sepak bola, jadi bukan berarti saya tidak merasakan emosi akibat kekalahan tersebut, tetapi hal itu tidak memengaruhi cara saya berpikir tentang apa yang perlu kami lakukan selanjutnya."
Baca Juga: Harry Kane soal Ballon d'Or: 73 Gol Sudah Membuktikan Segalanya
Setelah kekalahan kontroversial dalam laga derbi melawan Manchester City, Manchester United kembali mengalami kemunduran dengan membuang keunggulan dua gol dan akhirnya kalah 3-2 dari Brighton di ajang Carabao Cup.
Setelah pertandingan, Carrick menegaskan bahwa hasil tersebut adalah tanggung jawabnya.
Ia secara konsisten menolak untuk mencari alasan di depan publik atas hasil buruk yang diraih, dan ia menegaskan akan terus menanggung sendiri segala bentuk kesalahan.
Baca Juga: Harry Kane Dinobatkan Sebagai Pemain Tercepat dalam Sejarah yang Mencetak 100 Gol di Bundesliga
"Itulah alasan saya berada di sini," ujarnya.
"Ini tanggung jawab saya. Saya tidak masalah dengan hal itu. Ini bukan soal saling menyalahkan. Kita semua cenderung mencari hal-hal untuk disorot dan menunjuk pihak tertentu sebagai penyebab kesalahan. Terkadang orang terlalu berlebihan dalam hasrat mencari sosok atau hal untuk disalahkan. Salahkan saja saya, tidak masalah.
"Saya akan memikul tanggung jawab itu. Ini bukan soal menyalahkan orang lain.
Editor : Satria Putra Sejati