RADAR JOGJA - Xabi Alonso mengatakan timnya kehilangan kendali saat menghadapi Brentford dalam kekalahan 3-0 pada Sabtu (19/9) dini hari WIB di Gtech Community Stadium, dan ia sependapat dengan Levi Colwill bahwa timnya kalah dominan dalam situasi bola mati.
The Bees mencetak tiga gol di babak kedua untuk menaklukkan The Blues dengan mudah, melalui aksi Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.
Bagi Chelsea asuhan Alonso, hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi tiga pertandingan di Liga Inggris, setelah sebelumnya kalah dari Arsenal, bermain imbang dengan Hull, dan kini kalah dari Brentford.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Narapidana di Kebumen Salat Istisqa Minta Hujan
Usai pertandingan, Alonso menyoroti manajemen permainan Chelsea.
"Menurut saya, kami kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif yang dibutuhkan di babak kedua," kata juru taktik asal Spanyol tersebut.
"Kita tahu bahwa detail-detail kecil bisa menjadi penentu. Anda tidak boleh memberikan keuntungan bagi lawan dalam pertandingan seperti ini. Namun, permainan berlangsung selama 95 menit, dan kami belum mampu mempertahankan level performa tersebut sepanjang beberapa laga awal musim ini. Ini adalah hal yang harus kami perbaiki."
Baca Juga: Setelah 11 Tahun, Polres Purworejo kembali Dipimpin Perwira Wanita
Colwill mengatakan bahwa Chelsea kalah dominan dalam situasi bola mati.
"Pertandingan itu berat. Mungkin kami terlalu terbuka saat tertinggal 1-0 dan mereka menghukum kami lewat serangan balik, sesuatu yang menjadi keahlian mereka," kata Colwill.
"Performa kami di babak kedua tidak cukup bagus. Banyak hal yang harus kami benahi selama jeda internasional. Mungkin terkadang kami kalah dominan dalam situasi bola mati dan kami harus memperbaikinya. Kami tidak bisa hanya mengandalkan trio penyerang untuk menyelamatkan kami dari situasi sulit, kami semua harus saling membantu. Masih banyak ruang untuk perbaikan."
Baca Juga: Gerakkan Ekonomi, Dorong Lahirkan Varietas Baru Khas Yogyakarta
Alonso sependapat dengan kaptennya hari itu, dengan mengatakan: "Bukan hanya soal bola mati, tapi juga dalam duel, pertahanan, saat membangun serangan, serta saat kami kebobolan lebih dulu. Kami sebenarnya masih dalam permainan, namun ketika struktur tim hilang, kami kehilangan kendali."
Sementara itu, pelatih Brentford Keith Andrews mengaku merasa sangat puas dengan performa tim asuhannya.
"Saya sangat menantikan pertandingan ini; lawan menerapkan strategi yang menunjukkan rasa hormat dengan berupaya meredam permainan kami," ujarnya.
Baca Juga: Kunjungan Dalam Daerah Komisi C DPRD DIY; Jalan di Depan SMAN 1 Galur Tak Lagi seperti Kali Asat
"Saya merasa ada performa apik yang sedang terbangun; pendekatan kami sangat fokus, dan di babak kedua kami menunjukkan jati diri kami yang sebenarnya. Ada ikatan yang sangat erat antara suporter dan para pemain. Kami menikmati perjalanan yang sedang kami jalani ini. Saya senang merasakan energi tersebut serta cara kami bermain. Kami perlu terus mengembangkan gaya permainan kami secara konsisten."
Editor : Satria Putra Sejati