JOGJA - PSIM Jogja gagal membawa pulang poin dari markas Madura United dalam lanjutan pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Sempat unggul lebih dulu, Laskar Mataram akhirnya takluk dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9) malam.
Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi PSIM setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya di pekan lalu. Padahal, tim asuhan Jean Paul Van Gastel sempat berada di atas angin setelah mencetak gol lebih dulu pada babak pertama.
Kedua tim berusaha mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. PSIM yang dikenal mengandalkan penguasaan bola mampu memanfaatkan peluang untuk membuka keunggulan.
Baca Juga: Bazar Buku Festival Literasi Gunungkidul, Ribuan Buku Dibanderol Mulai Rp 5.000
Pada menit ke-14, Nermin Haljeta membawa PSIM unggul 1-0. Penyerang asal Slovenia tersebut berhasil memaksimalkan umpan terobosan Ezequiel Vidal yang membelah lini pertahanan Madura United.
Gol itu membuat PSIM semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan. Laskar Mataram tetap berusaha menguasai bola dan mencari gol tambahan, sementara Madura United meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung sendiri.
PSIM sejatinya sempat kembali membobol gawang tuan rumah pada menit ke-40. Haljeta mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan kombinasi umpan satu-dua di area kotak penalti Madura United.
Namun gol tersebut tidak disahkan. Wasit Thoriq Alkatiri melakukan tinjauan lapangan atau on-field review melalui VAR. Setelah meninjau tayangan ulang, gol Haljeta dianulir karena salah satu pemain PSIM lebih dahulu berada dalam posisi offside. Skor 1-0 untuk keunggulan PSIM bertahan hingga babak pertama berakhir.
Baca Juga: Litarasi Tak Berhenti di Buku, 16 Perpustakaan Kalurahan Jadi Ruang Berkarya dan Berdaya
Memasuki babak kedua, Madura United tampil lebih agresif untuk mencari gol penyeimbang. Tuan rumah lebih banyak menguasai permainan, sedangkan PSIM harus bekerja keras meredam serangan.
Meski terus menekan, Madura United beberapa kali belum mampu memaksimalkan peluang. Kesalahan dalam penyelesaian serangan serta soliditas lini pertahanan PSIM membuat skor belum berubah.
Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70. Jorge Mendonca menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan setelah menyambut umpan sepak pojok akurat dari Danilo Santacruz.
Dua menit berselang, Madura United kembali mencetak gol. Kali ini Gali Freitas membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1 pada menit ke-72.
Pemain asal Timor Leste tersebut mampu memanfaatkan ruang sempit di lini pertahanan PSIM untuk menuntaskan peluang dan mengubah arah pertandingan.
Tertinggal, PSIM berusaha mengambilalih kembali kendali permainan. Laskar Mataram meningkatkan penguasaan bola dan mencoba menekan pertahanan Madura United demi mencari gol penyama kedudukan.
Namun, tuan rumah mampu menjaga keunggulan dengan pertahanan yang solid. Upaya PSIM untuk mencetak gol tambahan tidak membuahkan hasil hingga pertandingan berakhir.
Skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Madura United. PSIM pun harus pulang dari Pamekasan tanpa poin, sekaligus menelan kekalahan kedua secara beruntun pada awal BRI Super League musim ini.
Setelah laga ini, PSIM akan memasuki jeda kompetisi sebelum kembali bertanding menghadapi Persija Jakarta pada 10 Oktober mendatang. (iza/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita