SLEMAN - Gelandang muda PSS Sleman Dominikus Dion secara tegas mewanti-wanti rekan-rekannya agar tak mengulangi catatan kelam seperti musim 2024/2025 lalu saat terdegradasi. Mengingat kekhawatiran mendalam tengah menyelimuti skuad Super Elja di dua laga awal kompetisi Super League 2026/2027.
Dion mengatakan, start buruk di awal musim berpotensi menyeret tim ke dalam pusaran jurang degradasi jika tak segera dibenahi. Rasa trauma akibat terlempar dari kasta tertinggi di musim 2024/2025 lalu masih berbekas dan tidak ingin kejadian memilukan itu terulang kembali.
"Ya, jangan sampai terulang lagi di musim ini kayak di musim yang degradasi itu. Semoga di musim ini kami bisa bangkit dan bisa meraih kemenangan. Itu aja sih," katanya, Jumat (18/9).
Baca Juga: PSS Sleman Siap Hadapi Tuan Rumah Dewa United; Akui Tak Mudah tapi Berusaha Curi Poin
Mengenai evaluasi performa di dua laga pembuka yang berakhir tanpa poin, Dion menilai secara kolektif permainan PSS sebenarnya tidak berada dalam posisi memprihatinkan. Koordinasi dan skema permainan anak-anak Bumi Sembada sejatinya sudah berjalan dengan cukup baik di lapangan.
Hanya saja, terdapat satu masalah krusial yang masih menjadi ganjalan utama yakni penyelesaian akhir. "Sebenarnya tidak ada yang kurang ya. Cuma kami kurang mencetak gol aja. Kurang golnya ya. Sebenarnya udah bagus semua sih," cetus Dion.
Menatap laga berikutnya melawan Dewa United, pemain bernomor punggung 76 ini mengusung target wajib bangkit. Kemenangan menjadi harga mati demi mendongkrak moral bertanding tim dan merangkak dari dasar klasemen sementara. "Harapan kami bisa meraih tiga poin, bermain bagus, dan menang," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja