RADAR JOGJA - JJ Gabriel dikabarkan telah menentukan sikap mengenai masa depannya di Manchester United. Pemain berusia 15 tahun yang dijuluki Kid-Messi ini ingin hengkang dari Setan Merah di tengah minat dari Barcelona, Real Madrid, Paris Saint-Germain, Bayern Munich, Manchester City, dan Chelsea.
Gabriel sebenarnya sempat diproyeksikan masuk dalam skuad untuk pertandingan Carabao Cup melawan Brighton.
Namun, ia mengamuk karena kurangnya kesempatan bermain di tim utama musim ini. Dia menolak berlatih dan akhirnya dicoret dari skuad pertandingan padahal namanya sempat tercantum dalam program pertandingan, yang mengindikasikan bahwa ia sedianya akan diturunkan dalam laga tersebut.
Baca Juga: Sudah Periksa Tiga Saksi, Kasus Pencabulan Balita di Sleman Masuk Tahap Penyidikan
Manajer Michael Carrick mengimbau agar ada sikap hati-hati dan kesabaran terkait karier awal sang pemain, setelah pihak Gabriel menuntut agar status pendaftarannya di klub dicabut sehingga ia bisa menjadi pemain bebas transfer.
Gabriel, yang diwakili oleh ayahnya diyakini merasa bahwa Manchester United telah memiliki banyak kesempatan untuk memainkannya di tim utama musim ini, termasuk di Liga Champions (ia tidak didaftarkan dalam skuad utama/Daftar A untuk kompetisi tersebut).
Peraturan Liga Inggris juga menyatakan bahwa pendaftaran pemain muda hanya dapat dibatalkan jika ada kesepakatan antara pemain, klub, serta orang tua atau wali. Sementara itu, pihak liga dapat mengambil keputusan yang mengikat jika kesepakatan tidak tercapai.
Baca Juga: Kerap Disapa Princess dan Masuk Kategori Gubernur Terkaya, Ini Dia Harta Fantastis Sherly Tjoanda
Ia akan genap berusia 16 tahun pada 6 Oktober mendatang dan baru bisa menandatangani perjanjian beasiswa setelah tanggal tersebut, atau kontrak profesional setelah menginjak usia 17 tahun.
Namun, dalam laporan terbaruk dikabarkan bahwa Gabriel telah membulatkan tekad dan menerima kenyataan bahwa ia tidak akan pernah bermain untuk klub tersebut lagi.
Gabriel mencetak hattrick saat melawan Sabah di UEFA Youth League pekan lalu, serta telah mencatatkan dua gol dan dua assist di Liga Inggris 2 musim ini.
Baca Juga: Punya Kekayaan Bersih Rp 972,11 Miliar, Bisnis Tambang Nikel Sherly Tjoanda Disorot
Ia juga menjadi pemenang termuda penghargaan Jimmy Murphy Young Player of the Year milik klub pada musim lalu setelah mencetak lebih dari 20 gol untuk tim U18.
Pemain sayap ini pernah berlatih bersama tim utama dan tampil selama delapan menit melawan Atletico Madrid pada laga pramusim.
Selain itu, tahun lalu ia juga sempat bertemu dengan Ruben Amorim dan kemudian dengan Sir Alex Ferguson.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2027, Puasa Dimulai 8 Februari dan Lebaran 9 Maret
"Kita harus sedikit berhati-hati dalam hal itu. Dia masih remaja berusia 15 tahun," kata Carrick.
"Ini lebih soal kesejahteraan, kepedulian, dan perhatian terhadap JJ sebagai seorang anak.
"Situasinya memang demikian adanya, namun kita harus berhati-hati terkait sorotan publik dan seberapa antusias kita menanggapi hal ini."
Baca Juga: Marcos Reina Tertantang Hentikan Laju Positif Arema saat Persik Kediri Melawat ke Kanjuruhan
Manchester United memberikan debut penuh di tim utama kepada pemain muda lainnya, Shea Lacey (19 tahun), yang mencetak gol saat melawan Brighton dalam sebuah awal pertandingan yang sangat cepat di Old Trafford.
Namun, setelah sempat unggul 2-0 hanya dalam waktu 10 menit, Setan Merah justru tumbang dengan skor 2-3 dimana sebuah kekalahan kandang yang terjadi setelah sempat memimpin 2-0, yang merupakan kejadian pertama kalinya dalam kurun waktu 42 tahun.
Editor : Satria Putra Sejati