JOGJA - Tiga penyerang asing PSIM Jogja belum memberikan kontribusi berupa gol maupun assist dalam dua pertandingan awal BRI Super League 2026/2027. Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel pasang badan terhadap kinerja para striker.
PSIM Jogja memiliki tiga penyerang asing musim ini, yakni Nermin Haljeta yang dipertahankan dari musim lalu. Serta dua rekrutan anyar Adrian Dalmau dan Mauro Caballero.
Dalmau menjadi pilihan utama Van Gastel dalam dua pertandingan awal. Penyerang asal Spanyol tersebut selalu masuk sebelas pemain mula dan bermain penuh ketika PSIM menghadapi Persita Tangerang dan Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Susul TPR Baron, Lima TPR di Gunungkidul Ini Disiapkan Segera Terapkan Tiket Cashless
Sementara itu, Haljeta mendapat kesempatan tampil pada laga pembuka kontra Persita dengan catatan menit bermain sekitar 25 menit. Adapun Caballero baru mendapat kesempatan pada pertandingan pekan kedua melawan Persebaya Surabaya dengan bermain sekitar lima menit.
Dari total kesempatan yang diberikan tersebut, belum ada satu pun dari ketiganya yang mencatatkan gol maupun assist. Menurutnya, striker tetap bisa memberikan dampak terhadap permainan meski tidak masuk papan skor.
Pergerakan tanpa bola, kemampuan menarik bek lawan, hingga membuka ruang bagi pemain lain menjadi bagian dari pekerjaan seorang penyerang dalam sistem permainan.
Baca Juga: Puskesmas Temon 2 Lakukan Penelusuran Gejala usai Kasus Keracunan MBG di MTs Maarif
Menurut dia, seorang penyerang bisa memenangkan pertandingan tanpa harus cetak gol. “Mereka bisa menahan bek lawan, menarik bek keluar, dan memastikan kami bisa dominan serta unggul jumlah pemain di lini tengah," kata Van Gastel, Rabu (16/9).
Pandangan tersebut menjadi penting dalam melihat persaingan tiga striker PSIM saat ini. Dalmau memang memiliki keunggulan dari sisi menit bermain setelah selalu menjadi starter dan tampil penuh dalam dua laga awal, tetapi produktivitas gol belum membedakannya dari Haljeta maupun Caballero.
Di sisi lain, kesempatan yang didapat Haljeta dan Caballero masih jauh lebih terbatas. Haljeta baru bermain sekitar 25 menit, sedangkan Caballero hanya tampil sekitar lima menit.
Baca Juga: Samarinda Tenggarong Diselimuti Jerebu Pekat Sore Ini, Jembatan Mahkota dan Mahakam Menghilang
Karena itu, keduanya belum memiliki ruang yang sama dengan Dalmau untuk menunjukkan kontribusi dalam pertandingan.
Memasuki pekan ketiga, persaingan tiga striker asing PSIM pun masih terbuka. Belum adanya gol maupun assist dari ketiganya menjadi catatan tersendiri, tetapi bagi Van Gastel, kontribusi seorang penyerang tidak selalu dapat dibaca hanya melalui angka di papan skor.
"Profil pemain sangat menentukan bagaimana saya bermain. Jadi saya harus menemukan cara bermain yang sesuai dengan kekuatan mereka dan menutupi kelemahan mereka," tutur Van Gastel. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo