Derby DIY PSIM vs PSS Belum Pasti Digelar dengan Penonton, Polda Masih Kaji Keamanan

Rizky Wahyu Arya Hutama • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 16:14 WIB
Foto suporter PSIM Jogja yang berada di Gate 9-10 Stadion Sultan Agung Bantul.
Foto suporter PSIM Jogja yang berada di Gate 9-10 Stadion Sultan Agung Bantul. 

SLEMAN – Kepastian laga Derby DIY antara PSIM Jogja kontra PSS Sleman pada kompetisi Super League 2026/2027 digelar dengan penonton masih belum diputuskan.

Polda DIY hingga kini masih melakukan kajian terkait situasi keamanan sebelum menentukan apakah tribun stadion nantinya dapat diisi suporter atau pertandingan harus digelar tanpa penonton.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan keputusan mengenai skema kehadiran penonton akan ditentukan berdasarkan hasil analisis dan evaluasi (anev) terhadap perkembangan situasi di lapangan.

"Keputusan finalnya nanti berdasarkan analisa dan evaluasi perkembangan situasi terkini yang akan terus kami anev sampai menjelang hari H," bebernya, Rabu (16/9).

Menurut Ihsan, deklarasi komitmen damai yang sebelumnya dilakukan manajemen klub, panitia pelaksana, serta perwakilan suporter PSIM dan PSS memang menjadi sinyal positif. Namun, hal tersebut belum cukup bagi kepolisian untuk langsung memberikan kepastian mengenai status penonton dalam laga derby.

Baca Juga: Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Celje di Liga Eropa, Update Tim, Starting XI dan Skor Akhir

RAYAKAN KEMENANGAN: Ribuan Suporter PSS Sleman Sambut Gelar Juara dan Tiket Promosi ke Super League Musim Depan. (guntur aga tirtana/radar jogja)
RAYAKAN KEMENANGAN: Ribuan Suporter PSS Sleman Sambut Gelar Juara dan Tiket Promosi ke Super League Musim Depan. (guntur aga tirtana/radar jogja)

Polda DIY masih akan memantau perkembangan hubungan kedua kelompok suporter. Langkah tersebut diperlukan karena pertimbangan utama aparat adalah memastikan keamanan wilayah serta keselamatan masyarakat.

"Kami tegaskan bahwa keselamatan suporter, warga sekitar, kemudian keamanan Jogjakarta merupakan hukum tertinggi. Itu dasar kami untuk membuat keputusan final," tegas Ihsan.

Selain mempertimbangkan situasi suporter lokal, Polda DIY juga mengantisipasi kedatangan suporter dari luar daerah yang berpotensi melakukan perjalanan away ke Jogja.

Ihsan mengatakan kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan untuk setiap pertandingan, termasuk dengan melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang dinilai rawan.

Pemetaan tersebut mencakup jalur yang kemungkinan dilalui suporter sejak keberangkatan hingga tiba di lokasi pertandingan. Dengan demikian, pengamanan dapat dilakukan secara berjenjang, tidak hanya ketika suporter sudah berada di stadion.

KREATIF: Suporter PSS Sleman saat mendukung timnya di Maguwoharjo International Stadium (MaglS).
KREATIF: Suporter PSS Sleman saat mendukung timnya di Maguwoharjo International Stadium (MaglS).

"Di stadion itu juga terbagi ada ring satu, ring dua, ada yang di dalam, sama di luar stadion. Artinya kami siap di setiap pertandingan. Kami menyiapkan rencana pengamanan dengan melibatkan Polres setempat," cetusnya.

Baca Juga: Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kasus Korupsi TKD Reno Candra Sangaji Segera Masuk Meja Hijau

Dengan masih berlangsungnya proses analisis dan evaluasi, keputusan mengenai boleh tidaknya suporter hadir langsung di Derby DIY PSIM kontra PSS baru akan ditentukan mendekati hari pertandingan.

Editor : Bahana.
Derby DIY Super League 2026/2027 PSS Sleman POLDA DIY PSIM Jogja