RADAR JOGJA - Thomas Tuchel mengungkapkan keinginannya untuk mencicipi rumput lapangan setelah kemenangan tak terlupakan Inggris atas Meksiko di Piala Dunia 2026.
The Three Lions menampilkan salah satu performa terbaik mereka di laga tandang saat mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-2 meski bermain dengan 10 pemain di Stadion Azteca dalam laga babak 16 besar musim panas lalu.
Meskipun kiprah Inggris akhirnya berakhir dengan kekecewaan di semifinal, kemenangan itu adalah momen yang patut dikenang, dan bagi manajer Tuchel, pengalaman tersebut menciptakan ikatan batin antara dirinya dan para pemain.
Baca Juga: Emil Audero Kembali menjadi Starter saat Rayo Vallecano Taklukkan Espanyol
"Saya mengirim pesan kepada seorang teman setelah pertandingan dan menulis, 'Saya menyesal tidak mencicipi rumput lapangan usai pertandingan agar bisa menyimpan kenangan ini di dalam diri saya selamanya.' Begitulah perasaan saat itu. Itulah momen istimewanya," kata Tuchel.
Tuchel merasakan semangat dan kebersamaan skuad yang begitu nyata setelah pertandingan tersebut, ketika Jordan Henderson terjatuh dengan posisi yang salah saat melompati papan iklan dalam perayaan kemenangan hingga menyebabkan lengannya patah.
"Pertandingan ini memiliki segala hal yang bisa Anda harapkan," ujar Tuchel.
Baca Juga: Kalimantan Akhirnya Turun Hujan, Relawan yang Padamkan Api Karutla Sujud Syukur
"Jika Anda membutuhkan bukti tentang betapa berartinya hal ini bagi para pemain dan bagaimana mereka saling peduli satu sama lain, momen saat Jordan terjatuh dan lengannya patah adalah buktinya," imbuhnya.
"Dalam sekejap, para pemain langsung berada di sana. Setiap pemain hadir di sana, menghentikan perayaan, membentuk pelindung, dan menjaga Jordan. Mereka tidak beranjak ke mana-mana, menunjukkan empati yang mendalam. Sungguh momen yang sangat istimewa," jelasnya.
Kini, Tuchel berharap dapat membawa semangat tersebut ke babak kualifikasi Euro 2028 dan turnamen itu sendiri, yang akan diselenggarakan bersama oleh Inggris.
Baca Juga: UGM Batasi Aktivitas Olahraga di Sejumlah Kawasan Kampus, Wisdom Park Jadi Lokasi Utama
"Hal itu menciptakan ikatan yang sangat kuat dengan para pemain ini. Rasanya mereka kini benar-benar menjadi pemain saya. Inilah keindahannya.
"Anda meraih kesuksesan dan melewati momen-momen sulit bersama, namun karena banyaknya waktu yang dihabiskan bersama, ikatan alami pun terbentuk. Jadi, saya senang bertemu dengan mereka. Saya senang memberikan tantangan dan dorongan kepada mereka, serta sangat bangga bisa menjadi bagian dari semua itu."
Inggris akan kembali beraksi akhir bulan ini saat menjamu juara dunia Spanyol dalam ajang Nations League.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta X Polda DIY, Puluhan Pengemudi Ojek Online Ikuti Edukasi Keselamatan Berkenda
The Three Lions juga akan bertandang ke Kroasia serta menghadapi Ceko dalam laga kandang dan tandang pada jeda internasional mendatang, dan Tuchel dijadwalkan mengumumkan skuadnya pada awal pekan ini.
"Saya sangat antusias. Saya rasa kami sudah selangkah lebih dekat dan kini kami sudah sampai di titik itu.
"Sangat sulit untuk melakukan persiapan menghadapi Piala Dunia di AS, namun menurut saya persiapan untuk Piala Eropa itu mungkin dilakukan, dan kami bersiap melalui kompetisi Nations League tingkat pertama.
Baca Juga: Tembus 1 Juta Penonton, Yayasan AHM Gaungkan Keselamatan Berkendara di SMC 2026
"Targetnya adalah menjalani 10 pertandingan lagi. Kami telah melakoni 10 pertandingan di AS, delapan kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan yang menyakitkan. Itu adalah modal yang bagus untuk membangun tim ke depannya.
"Kita semua berhak untuk menegakkan kepala serta menghadapi tantangan berikutnya dengan keberanian dan sikap positif. Ada empat pertandingan Nations League yang menanti, dan di situlah fokus kami saat ini."
Editor : Satria Putra Sejati