Real Madrid Menang Krusial, Jose Mourinho: Saya Pertaruhkan Segalanya dengan Pergantian Pemain

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 10:22 WIB
Selebrasi Carlos Espi bersama Kylian Mbappe dalam kemenangan Real Madrid atas Elche di La Liga.
Selebrasi Carlos Espi bersama Kylian Mbappe dalam kemenangan Real Madrid atas Elche di La Liga.

RADAR JOGJA - Jose Mourinho mengatakan Real Madrid mempertaruhkan segalanya setelah bermain menyerang habis-habisan dalam kemenangan 3-2 di laga La Liga melawan Elche pada Rabu (16/9) dini hari WIB, di mana pemain pengganti Carlos Espi mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-91.

Los Blancos sempat unggul nyaman 2-0 di babak pertama sebelum dua gol dari Elche menyamakan kedudukan menjelang akhir laga.

Mourinho memasukkan penyerang Espi dan Endrick sehingga terdapat enam pemain berkarakter menyerang di lapangan dan perjudiannya membuahkan hasil. Bellingham mengalirkan bola kepada Mbappe, yang kemudian mengirim umpan silang untuk Espi.

Baca Juga: Last Tango, Lionel Messi Dipanggil untuk Laga Persahabatan Lawan Benin di Monumental

"Dengan pergantian pemain di akhir laga, saya mempertaruhkan segalanya," ujar Mourinho.

"Kami menang, tapi kami juga bisa saja kalah. Kami harus melakukannya, karena hasil imbang saja tidak cukup," imbuhnya.

Espi kini telah mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir dalam dua pertandingan musim ini, yakni saat laga tandang melawan Espanyol dan melawan Elche.

Baca Juga: Al Ain 4-0 Al Nassr, Ronaldo Telan Kekalahan Terbesar Sejak Memperkuat Ksatria Najd

Dia juga sempat mencetak gol penyeimbang lewat tendangan akrobatik (overhead kick) yang indah namun dianulir saat melawan Real Betis.

"Espi tampil baik dan memberikan kontribusi penting bagi tim," kata Mourinho.

"Dia menghadapi tantangan berupa keberadaan pemain yang bukan pemain biasa (Mbappe), dan bermain bersama keduanya bukanlah hal yang mudah," imbuhnya.

Baca Juga: Elche 2-3 Real Madrid, Carlos Espi Cetak Gol Kemenangan saat Los Blancos Tempel Barcelona

Mourinho mengatakan masalah Real Madrid jelas terlihat setelah membuang keunggulan dua gol.

"Dalam pertandingan yang tampak sudah aman, kami memiliki tiga, empat, atau lima peluang untuk memastikan kemenangan, namun kami gagal memanfaatkannya," ujar juru taktik asal Portugal tersebut. 

"Kami tidak mencetak gol tambahan; kami tidak menuntaskan laga dengan skor 3-0 atau 4-0. Saat situasi tampak mudah, kita sering membiarkan hal-hal seperti itu terjadi, terutama saat bermain tandang di stadion-stadion seperti ini," lanjutnya.

Baca Juga: Hanya Tersisa Dua Betina, Badak Putih Utara di Kenya Dinyatakan Punah Secara Fungsional

"Lawan mencetak gol dan pertandingan pun menjadi terbuka. Hal positifnya adalah, di tengah kesulitan, tim mampu bereaksi dan meraih kemenangan," tegasnya.

Kemenangan tersebut membuat Real Madrid menyamai perolehan poin Barcelona di puncak klasemen La Liga, menjelang pertandingan Blaugrana melawan Racing Santander pada Kamis (17/9) dini hari WIB.

Mourinho mengatakan para pemainnya akan beristirahat sebelum kembali berlatih, menjelang laga derbi melawan Atletico Madrid, dan menepis anggapan bahwa gelandang Guler telah menjadi sosok yang tak tergantikan berkat penampilan impresif lainnya sebelum ditarik keluar.

Baca Juga: Di FKY 2026, Sekolah Air Hujan Banyu Bening Kenalkan Alat Olah Air Minum dan Kenduri Banyu Udan

"Tidak ada pemain yang tak tergantikan," ujarnya.

"Vinicius melakukan tugas bertahan dengan baik dan kelelahan. Intensitas permainan Arda menurun. Jude masuk dalam kondisi segar, begitu pula Brahim," imbuhnya.

"Saya melakukan pergantian pemain saat kedudukan 2-0, tetapi saya sudah bisa merasakan bahwa kami mulai kehilangan kendali permainan," pungkasnya.

Baca Juga: Allister, Gakpo dan Szoboszlai Bawa Liverpool ke Ronde Empat Carabao Cup, Bekuk Tottenham di Anfield

Editor : Satria Putra Sejati
Carlos Espí real madrid la liga elche jose mourinho