RADAR JOGJA - Lamine Yamal dari Barcelona menyatakan bahwa dirinya dan Kylian Mbappe dari Real Madrid adalah pemain terbaik di dunia, namun mengklaim dialah yang pantas memenangkan Ballon d'Or tahun ini.
Yamal melanjutkan performa gemilangnya di awal musim dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 4-2 Blaugrana atas Levante, sehingga total golnya musim ini mencapai tujuh gol hanya dalam enam pertandingan.
Ia berharap hal ini akan memperkuat peluangnya untuk dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia tahun ini, setelah membantu Barca menjuarai La Liga dan Spanyol memenangkan Piala Dunia.
Baca Juga: Kritisi Danais, Keberadaan SWY Dinilai Dibutuhkan: Ketua DPRD DIY Ingin Terus Menggalang Dialog
Ballon d'Or akan diserahkan dalam sebuah upacara di London pada 26 Oktober.
Yamal dan Mbappe sama-sama masuk dalam bursa kandidat bersama nama-nama seperti Harry Kane dan Ousmane Dembele dalam persaingan yang sangat terbuka.
"Saya akan memberikannya kepada pemain terbaik dunia," ujar Yamal.
Baca Juga: Iraola Ingin Sektor Penyerangan Liverpool Membantu Lini Pertahanan
"Kepada siapa penghargaan itu akan diberikan? Itu topik pembicaraan yang panjang. Sejujurnya, saya yakin mungkin ada dua orang di antara kami yang merupakan pemain terbaik dunia," imbuhnya.
"Dan menurut saya, saya pantas mendapatkannya tahun ini karena pencapaian saya. Bagi saya, Mbappe dan saya adalah yang terbaik di dunia. Hal itu jelas bagi saya. Semua orang yang menonton pertandingan pun tahu itu," jelasnya.
Yamal mengawali musim dengan performa apik, mencetak tujuh gol saat Barcelona memenangkan kelima pertandingan pembuka La Liga, serta laga pembuka Liga Champions melawan Feyenoord.
Baca Juga: POPRIDA DIY Bukan Sekadar Lomba, Wadah Perkuat Sportivitas dan Kebersamaan ASN
Namun, meski menganggap dirinya sebagai pemain terbaik dunia, ia merasa bisa berbuat lebih banyak lagi di Piala Dunia musim panas lalu di Amerika Utara.
Setelah pulih dari cedera hamstring, Yamal tampil dalam kedelapan pertandingan Spanyol saat menjuarai kompetisi tersebut untuk kedua kalinya, dengan mencetak satu gol.
"Setelah memenangkan Piala Dunia, saya tidak merasa senang," tambahnya.
Baca Juga: Pil Yarindo Harga Rp 10 Ribu Beredar di Sewon, Pemasok Masih Buron
"Tentu saja, saya memasuki turnamen dengan kondisi cedera, tetapi itu tidak ada hubungannya dengan hal tersebut. Saya tetap akan tampil sama baiknya tanpa cedera itu. Meski demikian, saya melakukan banyak hal yang tidak terlihat oleh orang lain. Sebagai contoh, menurut saya luar biasa bagi seorang pelatih jika memiliki pemain yang mampu menarik perhatian tiga lawan sekaligus," lanjutnya.
"Namun, saya tidak puas dengan performa saya sendiri. Saya tahu pemain lain yang bermain di level saya akan menjalani Piala Dunia yang gemilang, tetapi bagi saya, saya bisa berbuat lebih banyak lagi. Saya memang membantu tim, namun saya sudah tak sabar menantikan Piala Dunia berikutnya," tegasnya.
Komentar terbaru Yamal ini berbeda dengan pernyataannya pekan lalu, saat ia mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa ia tidak akan mengemis demi memenangkan Ballon d'Or.
Baca Juga: Alami Ketidakadilan di Derbi Manchester, Carrick Ingin Manchester United Move On
Ia berbicara setelah Mbappe menyuarakan ambisinya untuk memenangkan Ballon d'Or, di tengah memanasnya persaingan memperebutkan gelar pemain terbaik dunia menjelang upacara penghargaan pada bulan Oktober.
Editor : Satria Putra Sejati