Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Tak Mau Larut dalam Kekalahan Dua Laga Awal Super League Musim Ini

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 20:41 WIB
CARI PINALTI: Striker PSS Sleman Gustavo Tocantins berupaya mengecoh kiper Madura United Angga Saputro. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
CARI PINALTI: Striker PSS Sleman Gustavo Tocantins berupaya mengecoh kiper Madura United Angga Saputro. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

 

SLEMAN - PSS Sleman gagal memulai kompetisi Super League musim 2026/2027 dengan hasil positif. Tim berjuluk Laskar Sembada ini harus menelan kekalahan di dua laga awal pada musim ini.

Start minor dimulai saat PSS bertandang ke markas Bali United. Kala itu, Laskar Sembada dipaksa tunduk 1-2 dari tim tuan rumah. 

Nestapa Gustavo Tocantins dan kawan-kawan kembali berlanjut saat tampil di depan pendukungnya sendiri di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (12/9) sore. Menjamu Madura United, PSS leman justru digulung 1-3.

Baca Juga: Prihatin Performa PSS, Harda Berencana Temui Agoes Projosasmito agar Manajemen Lakukan Evaluasi

Dua kekalahan beruntun itu jelas menjadi sinyal berbahaya bagi PSS di musim ini. Jika performa tim tidak meningkat, besar kemungkinan anak-anak Bumi Sembada akan meraih hasil minor di laga-laga berikutnya. 

Meski begitu, Pelatih PSS Pieter Huistra mengaku tidak mau terlalu larut dalam dua kali kekalahan. Pelatih asal Belanda ini ingin mentalitas bertanding para anak asuhnya tidak runtuh untuk laga-laga ke depan.

"Saya selalu menekankan ini kepada para pemain, baik bermain di kandang maupun tandang, kami selalu berusaha untuk menang," ujarnya, Senin (14/9).

Baca Juga: Update Klasemen BRI Super League 2026/2027: Tiga Tim Masih Sempurna, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

​Mantan pelatih Borneo FC itu menilai hasil buruk pada dua laga awal tak lepas dari faktor keberuntungan yang belum memihak timnya. "Tentu kami tidak bisa selalu menang, tapi tujuannya setiap kali turun ke lapangan adalah menang," tegasnya.

Oleh karena itu, setelah ini Huistra mengaku akan melakukan evaluasi mendalam terhadap timnya. Pelatih berusia 59 tahun ini ingin Dominikus Dion dan kawan-kawan bisa meraih kemenangan di laga selanjutnya. 

"Tidak apa-apa, terkadang kami sedikit tidak beruntung dalam sepak bola. Kami sudah melupakan itu, dan untuk pertandingan berikutnya kami akan mendapatkan hasil yang sebaliknya," tandasnya. (ayu/laz)

 

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
laskar sembada PSS Sleman Maguwoharjo International Stadium pieter huistra madura united