Ronaldo Ingin Sanksi Seumur Hidup untuk Suporter yang Mengejek Neves dengan Chant Mendiang Jota

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB
Para pemain Portugal memberikan penghormatan untuk mendiang Diogo Jota setelah kemenangan atas Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Para pemain Portugal memberikan penghormatan untuk mendiang Diogo Jota setelah kemenangan atas Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

RADAR JOGJA - Cristiano Ronaldo mendesak Saudi Pro League untuk menjatuhkan larangan masuk stadion seumur hidup bagi setiap suporter yang terbukti terlibat dalam tindakan mengejek Ruben Neves melalui chant tentang mendiang Diogo Jota saat pertandingan hari Sabtu.

Jota meninggal dunia bersama saudaranya akibat kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, pada Juli 2025. Baik Neves maupun Ronaldo adalah rekan setim Jota di tim nasional.

Rekaman yang beredar di media sosial pada hari Sabtu memperlihatkan Neves berdiri di samping rekan setimnya di Al Hilal, Crysencio Summerville, bersiap melakukan tendangan bebas di tengah suara nyanyian "Jota, Jota, Jota" yang terdengar jelas di stadion kandang Al Taawoun.

Baca Juga: VAR Blunder di Old Trafford, Gol Haaland ke Gawang MU Diakui Keliru

Neves tampak bereaksi dengan memberikan tepuk tangan sarkastis dan acungan jempol kepada para pendukung, lalu menunjuk ke arah langit dan matanya sendiri sebelum mengarahkan jarinya ke arah sumber nyanyian tersebut.

Setelah pertandingan, gelandang tersebut berjalan melewati area wawancara (mixed zone) dan berkata: "Saya hanya berharap mereka pergi beribadah nanti setelah apa yang mereka lakukan."

Ronaldo, yang bermain untuk Al Nassr namun telah mencatatkan banyak penampilan bersama timnas Portugal saat bermain dengan Neves dan Jota, mendesak Saudi Pro League untuk menghukum pendukung yang terbukti ikut serta dalam nyanyian tentang Jota tersebut.

Baca Juga: 10 Pemain Manchester City Taklukkan Manchester United 1-0, Haaland Jadi Penentu Kemenangan

"Liga harus mengambil tindakan dan menghukum perilaku penggemar seperti ini. Ini bukan lagi sepak bola, dan harus ada batasannya. Orang-orang yang berperilaku seperti ini tidak boleh diizinkan masuk stadion lagi," tulisnya dalam kolom komentar pada sebuah unggahan Instagram yang menampilkan rekaman kejadian tersebut.

Neves dan Jota menjalin hubungan akrab setelah bermain bersama di tim junior Portugal dan Porto, sebelum kemudian menjadi rekan setim di Wolverhampton Wanderers.

Neves turut mengusung peti jenazah Jota saat pemakaman. Neves juga mewarisi nomor punggung 21 milik Jota di timnas Portugal tahun lalu.

Baca Juga: Kontes Nasional Perebutkan Piala Raja HB X: Usai Kambing Kaligesing, Siap Budidaya Domba Mataraman

Al Hilal mempertahankan posisi puncak klasemen Saudi Pro League berkat kemenangan 6-0 atas Al Taawoun, di mana Gabriel Martinelli mencetak hattrick dan pemain Inggris Ollie Watkins mencetak dua gol.

Editor : Satria Putra Sejati
larangan masuk stadion seumur hidup diogo jota cristiano ronaldo ruben neves Saudi Pro League