VAR Blunder di Old Trafford, Gol Haaland ke Gawang MU Diakui Keliru

Bahana. • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 08:29 WIB
Gol Haaland bawa kemenangan atas Manchester United
Gol Haaland bawa kemenangan atas Manchester United

Manchester United menerima penjelasan resmi dari badan wasit Liga Inggris setelah gol kemenangan Erling Haaland dalam Derby Manchester melawan Manchester City di Old Trafford diakui sebagai keputusan yang keliru.

Badan wasit profesional Inggris, Pro Ref—nama baru dari PGMOL—menyatakan Video Assistant Referee (VAR) seharusnya merekomendasikan peninjauan ulang di lapangan terhadap gol yang membawa Manchester City menang 1-0 atas Manchester United, Minggu (13/9).

Meski demikian, pengakuan kesalahan tersebut tidak mengubah hasil pertandingan yang membuat Setan Merah pulang tanpa poin.

Pro Ref Sebut VAR Melakukan Kesalahan Penilaian

Gol Haaland tercipta pada menit ke-60 setelah memanfaatkan bola liar di kotak penalti Manchester United. Pada awalnya, wasit di lapangan menganulir gol karena menganggap Haaland berada dalam posisi offside.

Baca Juga: 10 Pemain Manchester City Taklukkan Manchester United 1-0, Haaland Jadi Penentu Kemenangan

VAR kemudian meninjau tayangan ulang dan memastikan Haaland berada dalam posisi onside sehingga gol disahkan.

Namun, Pro Ref menjelaskan ada elemen lain dalam proses gol tersebut yang luput dari perhatian VAR, yakni posisi Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside dan dinilai memengaruhi bek Manchester United Lisandro Martinez.

Dalam pernyataan resminya, Pro Ref menyebut VAR gagal mengenali dampak dari posisi Enzo Fernandez terhadap jalannya permainan dan seharusnya meminta wasit melakukan on-field review.

Lembaga tersebut juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menghubungi Manchester United pada Minggu malam untuk mengakui adanya kesalahan penilaian dan memastikan insiden tersebut akan ditinjau lebih lanjut.

Manchester United Tetap Kecewa Meski VAR Mengakui Kesalahan

Pengakuan tersebut diperkirakan tidak banyak mengurangi kekecewaan Manchester United karena hasil pertandingan tetap tidak berubah.

Gol Haaland menjadi satu-satunya gol dalam laga tersebut, sekaligus memastikan kemenangan Manchester City meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 setelah Phil Foden menerima kartu merah.

Keputusan VAR langsung memicu perdebatan karena banyak pihak menilai Lisandro Martinez terhalang oleh pergerakan Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside.

Performa Manchester United Tetap Jadi Sorotan

Di luar kontroversi VAR, performa Manchester United juga mendapat kritik tajam. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain selama lebih dari satu jam, tim asuhan Michael Carrick gagal memanfaatkan situasi tersebut.

Manchester United memang mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak tembakan, tetapi kesulitan menghasilkan peluang berbahaya. Serangan Setan Merah dinilai terlalu lambat dan minim kreativitas saat menghadapi pertahanan Manchester City.

Baca Juga: Kontes Nasional Perebutkan Piala Raja HB X: Usai Kambing Kaligesing, Siap Budidaya Domba Mataraman

Sebaliknya, Manchester City tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang yang mereka miliki.

Tekanan untuk Michael Carrick Semakin Meningkat

Kekalahan dalam Derby Manchester membuat tekanan terhadap Michael Carrick semakin besar di awal musim Liga Inggris 2026/2027.

Manchester United baru mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan, dengan catatan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Meski posisi Carrick belum disebut berada di ujung tanduk hanya karena satu hasil pertandingan, awal musim yang kurang meyakinkan mulai memunculkan spekulasi mengenai masa depannya sebagai pelatih Manchester United.

Sementara itu, Manchester City melanjutkan awal musim yang sempurna di bawah manajer anyar mereka. Kemenangan di kandang rival sekota dengan hanya 10 pemain menjadi suntikan kepercayaan diri penting bagi The Citizens dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

Editor : Bahana.
liga inggris manchester united Erling Haaland var manchester city