RADAR JOGJA - Xabi Alonso mengatakan Chelsea harus menunjukkan hasrat lebih besar dalam bertahan, dan menambahkan bahwa butuh waktu untuk memperbaiki kelemahan di lini belakang setelah bermain imbang 2-2 melawan Hull City di Stamford Bridge pada Sabtu (12/9) malam.
The Blues unggul lebih dulu saat laga baru berjalan tujuh menit melalui Morgan Rogers, namun The Tigers justru memimpin 2-1 saat turun minum setelah memanfaatkan keraguan lini pertahanan Chelsea untuk mencetak dua gol lewat Mohamed Belloumi.
Hull layak mendapatkan keunggulan tersebut, tetapi Chelsea berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-65 melalui Joao Pedro.
Baca Juga: Friday Acting Class, Media Eskpresi lewat Seni Peran: Belajar Akting, Sekaligus Bangun Karakter Anak
Kedua tim memiliki peluang untuk menang namun pertandingan berakhir imbang.
Kini sudah 20 pertandingan Liga Inggris berlalu sejak terakhir kali Chelsea mencatatkan clean sheet, dan telah kebobolan sembilan gol dalam empat laga awal musim ini. Alonso mengakui hal itu sebagai sebuah kekhawatiran.
"Saya berharap suatu hari nanti Anda bisa menghargai pertandingan yang membosankan asalkan kami menang," ujar Alonso.
Baca Juga: Jawa Pos Radar Jogja - Edisi Minggu, 13 September 2026
"Ada pola-pola tertentu yang terus berulang. Butuh waktu untuk membenahi situasi-situasi tersebut. Kami harus tetap kompetitif dan tidak memberikan peluang mudah bagi lawan untuk bangkit. Untuk gol pertama, kami bisa tampil jauh lebih baik. Momentum yang kami miliki berubah setelah gol itu terjadi, suasana maupun skor pertandingannya. Kami terus membahas dan mengatasinya, namun hal ini berdampak pada performa tim," imbuhnya.
"Menurut saya, permainan menyerang kami lebih baik daripada pertahanan. Ini adalah topik dan isu besar bagi kami. Memang baru empat pertandingan, tapi dinamikanya... saya tidak menyukainya dan kami perlu tampil jauh lebih baik dalam permainan terbuka, situasi bola mati, maupun saat menghadapi bola-bola panjang; kami bisa lebih baik dalam hal ketangguhan dan semangat kompetitif ini," jelasnya.
Bagi Hull, tim yang baru promosi, hasil ini mempertahankan rekor tak terkalahkan di awal musim. The Tigers telah mengalahkan Manchester United dan Coventry City, serta bermain imbang melawan Aston Villa dan Chelsea.
Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Batuk, 66 Kali Guguran Guncang Sleman, Lava Meluncur 1,5 Kilometer
Manajer Hull, Sergej Jakirovic mengatakan bahwa pencapaian ini telah memenuhi target poin yang ia tetapkan untuk periode awal musim.
Mencapai ambang batas poin tersebut berarti ia akan memberikan libur selama satu minggu kepada stafnya saat jeda internasional mendatang.
"Tentu saja saya senang, poin ini sangat bagus bagi kami," ujar Jakirovic.
Baca Juga: Penutupan Memetri Kaistimewan 14 Tahun UUK DIY, Kemajuan DIY Tak Bisa Dilepaskan dari Akar Budayanya
"Kami bermain dengan baik, tampil kompak, dan agresif di saat yang tepat. Kami tahu mereka akan lebih menekan di babak kedua. Martinez melakukan beberapa penyelamatan gemilang, dan kami sebenarnya punya kesempatan untuk mengendalikan permainan dengan lebih baik di posisi-posisi tertentu. Saat kedudukan 2-2, pertandingan bisa saja berakhir dengan kemenangan bagi salah satu pihak. Menurut saya, ini hasil yang adil."
Jakirovic menempatkan Sorba Thomas di bangku cadangan, hanya sehari setelah pemain timnas Wales itu terlibat dalam kecelakaan mobil.
"Anda sudah melihat foto-fotonya? Dia itu seperti Max Verstappen," ujar Jakirovic mengomentari kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Melihat Peluang Bisnis Cuci Stroller di Jogja, Berawal dari Minta Tolong, Kini Jadi Spesialis
"Syukurlah, semuanya baik-baik saja. Itu kecelakaan yang bisa menimpa siapa saja. Saya bertanya bagaimana perasaannya, dia bilang dia baik-baik saja; itu sudah cukup bagi saya," pungkasnya.
Meski Hull mengawali musim dengan impresif, Jakirovic menegaskan bahwa tujuan awal musim mereka tetap sama yakni bertahan di liga.
Editor : Satria Putra Sejati