Kylian Mbappe Kritik Meme yang Menggambarkan Dirinya Sebagai Diktator

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 11:01 WIB
Selebrasi Kylian Mbappe setelah mencetak gol dalam kemenangan Real Madrid atas Inter Milan di laga pembuka Liga Champions.
Selebrasi Kylian Mbappe setelah mencetak gol dalam kemenangan Real Madrid atas Inter Milan di laga pembuka Liga Champions.

RADAR JOGJA - Kylian Mbappe mengkritik meme viral yang menampilkan dirinya sebagai diktator dengan mengatakan bahwa tren tersebut menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan pada masyarakat.

Asal-usul meme tersebut tidak diketahui, namun mungkin bermula dari keputusan Mbappe untuk menuntut pemilik kedai kebab pada tahun 2024 karena menggunakan namanya dalam deskripsi sebuah roti lapis (sandwich).

Pihak lain berspekulasi bahwa meme tersebut merujuk pada besarnya pengaruh yang dimiliki pemain asal Prancis itu di Madrid maupun di klub sebelumnya, Paris Saint-Germain.

Baca Juga: Di Balik Manisnya Jeruk Karo, Ada Perjuangan Petani Merawat Hasil Bumi dari Tanah Karo

Dalam wawancara dengan L'Equipe, Mbappe mengatakan bahwa ia bisa melihat sisi lucunya, namun merasa prihatin karena meme tersebut dianggap meremehkan topik yang serius.

"Ada sisi lucunya karena kita merasa bahwa, bagi sebagian orang, hal itu sekadar untuk bersenang-senang," ujar Mbappe. 

"Namun, ada juga sisi yang tidak lucu, karena kita tahu kerusakan yang telah ditimbulkan oleh orang-orang semacam itu sepanjang sejarah.

Baca Juga: Ruben Amorim Puji Luka Modric Meski sudah Berumur: Dia Membaca Permainan Lebih Baik dari Siapapun

"Dibandingkan dengan orang-orang yang membunuh sesama, atau yang menyebabkan penderitaan bagi jutaan orang... Saya rasa saya tidak pernah melakukan hal semacam itu seumur hidup saya. Jadi, ada perasaan campur aduk.

"Di satu sisi, saya tahu hal itu dilakukan dengan santai dan tidak dimaksudkan untuk dibawa terlalu jauh, namun mungkin hal itu menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan pada masyarakat."

Mbappe juga menanggapi julukan 'Mobutu' yang diberikan kepadanya oleh rekan setimnya di Prancis, Ousmane Dembele.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pertunjukan, Ada Workshop Wayang Suket hingga Dluwang di Jogja Hari Ini

Julukan tersebut merujuk pada Mobutu Sese Seko, diktator yang menjabat sebagai presiden Republik Demokratik Kongo antara tahun 1965 dan 1997.

"Ousmane itu memang unik," ujar Mbappe sambil tersenyum. 

"Dia menemukannya di media sosial! Dia hanya sekadar bercanda."

Baca Juga: Cara Arteta Menyabotase Pramusim Arsenal, Siapkan Pemain The Gunners untuk Situasi tak Terduga

Pemain berusia 27 tahun itu telah mencetak lima gol dalam lima pertandingan untuk Real Madrid musim ini dan akan kembali beraksi pada Minggu (13/9) dini hari WIB saat tim asuhan Jose Mourinho menjamu Rayo Vallecano.

Editor : Satria Putra Sejati
diktator meme real madrid kylian mbappe ousmane dembele