LIVERPOOL — Masa depan Alexis Mac Allister di Liverpool kembali menjadi tanda tanya. Rencana The Reds mendatangkan gelandang baru pada 2027 berpotensi membuat posisi pemain asal Argentina itu semakin terancam.
Situasi Mac Allister memang telah menjadi bahan spekulasi dalam beberapa bulan terakhir. Sang pemain dikabarkan berharap Liverpool memberikan kontrak baru, tetapi hingga kini tawaran tersebut belum juga datang.
Kondisi itu bahkan membuat Mac Allister mengaku kecewa. Ia merasa “sangat sedih” karena belum mendapatkan kejelasan mengenai masa depannya di Anfield.
Sejumlah klub juga sempat menunjukkan ketertarikan. Real Madrid dan Tottenham Hotspur disebut memantau situasinya pada bursa transfer musim panas lalu. Chelsea dan Manchester City juga dikabarkan telah melakukan kontak untuk mengetahui kemungkinan transfer gelandang berusia 27 tahun tersebut.
Namun, Mac Allister akhirnya tetap bertahan di Liverpool.
Baca Juga: Arda Guler Segera Perpanjang Kontrak Real Madrid, Chelsea Gigit Jari
Meski demikian, keputusan tersebut belum otomatis menjamin masa depannya di Merseyside. Jurnalis Ben Jacobs mengungkapkan Liverpool memiliki rencana untuk mendatangkan gelandang baru pada 2027, tepat di posisi yang biasa ditempati Mac Allister.
Menurut Jacobs, strategi Liverpool dalam menangani pemain yang memasuki dua tahun terakhir kontraknya berbeda dengan banyak klub Premier League lainnya.
“Pemahaman saya, strategi Liverpool sangat berbeda dengan klub-klub Premier League lainnya. Ketika seorang pemain hanya memiliki dua tahun tersisa dalam kontraknya dan klub tidak menawarkan kontrak baru, pemain tersebut biasanya akan tersedia dengan harga yang sesuai di pasar,” ujar Jacobs kepada TalkSPORT.
Liverpool, lanjut Jacobs, tidak selalu terburu-buru memperpanjang kontrak pemain. Klub lebih memilih memaksimalkan nilai dari kontrak yang sedang berjalan, meski pada akhirnya pemain tersebut pergi dengan harga lebih rendah atau bahkan secara gratis.
Strategi serupa sebelumnya terlihat dalam kasus sejumlah pemain seperti Ibrahima Konate, Trent Alexander-Arnold, Mohamed Salah, dan Virgil van Dijk.
Kondisi tersebut kini juga berlaku terhadap Mac Allister.
“Mac Allister sebenarnya terbuka untuk kontrak baru. Manchester City sempat melakukan pendekatan pada musim panas dan mereka diberi tahu bahwa sang pemain tidak dijual,” kata Jacobs.
Namun, persoalan kontrak menjadi pertimbangan berbeda bagi Liverpool.
“Dari perspektif Liverpool, ada dua hal yang berbeda. Pertama, apakah Anda akan memperpanjang kontraknya? Kedua, apakah Anda akan terus memaksimalkan setiap pertandingan dan menit bermain dari kontrak yang ada, bahkan jika pemain tersebut akhirnya pergi dengan harga lebih rendah atau gratis?”
Jacobs kemudian mengungkap rencana Liverpool yang bisa menjadi ancaman serius bagi Mac Allister.
Baca Juga: Bangga Putrinya Lulus PNS, Ayah Wili Mbuik Kini Berduka: Tewas Saat Mengabdi di Papua
“Saat ini, rencana Liverpool adalah mendatangkan gelandang di posisi Mac Allister pada 2027. Jika itu terjadi, Mac Allister akan turun dalam urutan pilihan.”
Menurutnya, itulah salah satu alasan Liverpool belum bersedia memberikan kontrak baru kepada pemain yang didatangkan dari Brighton tersebut.
Liverpool Sudah Pantau Sejumlah Gelandang
Rencana Liverpool mendatangkan gelandang baru diyakini tetap berjalan terlepas dari bagaimana keputusan klub terhadap Mac Allister.
The Reds bahkan telah memiliki beberapa nama dalam radar mereka.
Lamine Camara dari AS Monaco menjadi salah satu pemain yang cukup kuat dikaitkan dengan Liverpool. Gelandang asal Senegal tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah kepindahannya ke Chelsea pada hari terakhir bursa transfer gagal terwujud.
Selain Camara, Liverpool juga disebut mengagumi kemampuan Alex Scott milik Bournemouth dan Adam Wharton dari Crystal Palace.
Situasi tersebut membuat masa depan Mac Allister menjadi semakin menarik untuk dinantikan.
Dengan kontraknya kini memasuki dua tahun terakhir, Liverpool memiliki beberapa pilihan. Mereka bisa menjual Mac Allister dalam waktu dekat untuk mendapatkan pemasukan, mempertahankannya sebagai bagian dari skuad dengan risiko perannya berkurang, atau memberikan kontrak baru untuk memastikan sang gelandang tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Taman Alam Lumbini Berastagi, Perpaduan Alam Sejuk dan Kemegahan Pagoda di Karo
Liverpool juga harus mempertimbangkan kemungkinan kehilangan Mac Allister dengan nilai transfer yang lebih rendah jika kontraknya semakin mendekati masa berakhir.
Karena itu, beberapa bulan ke depan bakal menjadi periode penting. Keputusan Liverpool soal kontrak baru sekaligus rencana perekrutan gelandang akan sangat menentukan apakah Mac Allister masih menjadi bagian utama proyek The Reds dalam jangka panjang.