RADAR JOGJA – Como 1907 akan melakoni debut bersejarah di Liga Champions saat menjamu RB Leipzig di Sinigaglia pada Jumat (11/9) dini hari WIB.
Pelatih Lariani, Cesc Fabregas mengatakan pertandingan ini sama seperti pertandingan lainnya.
Namun, Fabregas paham antusiasme tim yang sangat tinggi karena untuk pertama kalinya Como berkompetisi di Liga Champions.
Baca Juga: Faktor Iklim dan El Nino Tekan Produksi Ikan Tangkap di DIY, DKP DIY Tingkatkan Perbaikan Sarpras
“Kita harus paham bahwa ini tetaplah sebuah pertandingan sepak bola. Mentalitas kita tidak boleh berubah,” kata Fabregas.
Juru taktik asal Spanyol tersebut berharap para pemain Como tidak memandang remeh Leipzig yang menurutnya merupakan tim yang hebat.
Fabregas memberikan alarm waspada bahwa Lariani tidak boleh bersikap santai karena telah mencapai kompetisi paling bergengsi di Eropa ini.
Baca Juga: Pemerintah Kebut Restorasi Candi Prambanan Yogyakarta,
Namun, dia ingin para pemain sadar akan detail-detail kecil.
“Jika di Serie A setiap kesalahan akan dihukum, di Liga Champions hukumannya jauh lebih berat,” jelas Fabregas.
Jelang pertandingan bersejarah ini, Fabregas dibuat pusing untuk menentukan siapa yang akan menjadi starter untuk sektor penyerangan dengan dua pilihan, Anastasios Douvikasa tau Moise Kean.
Baca Juga: Mbeumo Tak Sabar untuk Jalani Debut di Liga Champions bersama Manchester United
Douvikas telah menjadi pilihan utama Fabregas saat Como finis sebagai peringkat ketiga Serie A 2025/26. Sementara, Kean memiliki apa yang tidak dimiliki Douvikas, pengalaman di Eropa.
“Saya selalu berpikir berdasarkan kondisi saat ini. Siapa pun yang berada dalam kondisi terbaik atau yang menurut saya paling cocok untuk pertandingan tersebut, dialah yang akan bermain,” tegas Fabregas.
Menarik untuk dilihat bagaimana Como akan melakoni debut pertamanya berkompetisi di Liga Champions.
Baca Juga: Dijual Lewat Paket-paket Kecil pada Anak Sekolah, Polisi Sita Lebih dari 40 Ribu Butir Pil Sapi
Lariani sendiri bukanlah tim yang bisa dipandang remeh. Tim Fabregas belum terkalahkan musim ini dengan meraih tujuh poin dari tiga pertandingan.
Como bahkan memiliki modal positif untuk melawan Leipzig dengan dua kemenangan beruntun di Serie A melawan Napoli dan Genoa.
Editor : Satria Putra Sejati