LAMONGAN — Kabar gembira menghampiri para pendukung Persela Lamongan, LA Mania. Stadion Surajaya, yang menjadi kebanggaan masyarakat Lamongan, secara resmi dinyatakan 100% siap menggelar pertandingan untuk musim kompetisi Liga 2 2026/2027.
Setelah melalui proses renovasi dan revitalisasi secara menyeluruh, stadion ini bertransformasi total menjadi arena sepak bola modern berstandar FIFA. Berbeda dengan desain sebelumnya, Stadion Surajaya kini mengusung gaya khas stadion Eropa tanpa lintasan atletik di pinggir lapangan. Konsep ini membuat jarak antara tribun penonton dan lapangan menjadi jauh lebih dekat, menghadirkan atmosfer pertandingan yang lebih intens dan intim.
Selain perubahan tata letak, aspek kenyamanan dan keamanan penonton juga menjadi prioritas utama. Seluruh tribun kini telah menerapkan sistem all-seater (kursi tunggal) dengan kapasitas sekitar 12.000 penonton. Kendati kapasitasnya tidak terlalu besar, fasilitas dan infrastruktur yang dihadirkan menjadikan Stadion Surajaya salah satu stadion paling modern di tingkat kompetisi nasional.
"Kecil tapi modern." — gambaran tepat untuk wajah baru Stadion Surajaya yang kini siap menjadi benteng kokoh bagi Persela Lamongan dalam mengarungi sengitnya persaingan Liga 2 musim ini.
Baca Juga: Rumah Produksi Mebel di Semanu Gunungkidul Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 250 Juta
Kesiapan infrastruktur ini diharapkan dapat membakar semangat para pemain Laskar Joko Tingkir untuk tampil maksimal dan meraih tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Di sisi lain, hasil dari pemeriksaan awal yang dilakukan Federation Internationale de Football Association (FIFA) oleh Direktur pelaksana The Stadium Consultant Mr Benjamin Veenbrink bersama Safety and Security PSSI Adi Nugroho pada Desember Tahun 2024 lalu menyebutkan, semua rekomendasi teknis dan persyaratan stadion telah dipenuhi dengan baik.
Rekomendasi itu meliputi akses penonton, keamanan, dan kenyamanan. Selain itu, FIFA juga memberikan apresiasi terhadap desain dan perencanaan stadion.
Sebagaimana diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp292 miliar untuk pembangunan ulang Stadion Surajaya dengan standar FIFA sebagai upaya meningkatkan kualitas sepak bola di Indonesia.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber