RADAR JOGJA – Manajer Real Madrid, Jose Mourinho mengakui bahwa Vinicius Junior sedang tidak dalam performa terbaiknya, namun ia memuji etos kerja pemain asal Brasil tersebut setelah dicemooh oleh suporter di Bernabeu saat Real Madrid menang 2-1 atas Inter Milan di Liga Champions pada Rabu (9/9) dini hari WIB.
Vinicius menjadi sasaran kritik penonton saat ia ditarik keluar pada menit ke-87, dalam pertandingan di mana gol-gol dari Kylian Mbappe dan Federico Valverde memastikan tiga poin bagi Los Blancos pada laga Eropa pertama musim ini.
Pemain internasional Brasil itu menandatangani kontrak jangka panjang baru di Bernabeu musim panas ini, berkomitmen pada masa depannya di klub setelah musim 2025/26 yang sulit, di mana ia kerap dicemooh oleh suporter yang kecewa dengan penampilannya.
Baca Juga: Pemain Muda Borussia Dortmund Dilarikan ke Rumah Sakit saat Laga Liga Champions, Ini Penyebabnya
"Dia sedang tidak dalam performa terbaiknya, dan dia menyadarinya," ujar Mourinho.
"Namun, dia bekerja keras untuk menjadi sosok Vinícius yang mampu menjadi penentu kemenangan. Meski belum mencapai performa terbaik, dia bekerja lebih keras dari sebelumnya.
"Saat dia tidak bisa turun membantu pertahanan, itu karena kelelahan.
Baca Juga: Lionel Messi Selangkah Lagi Mengambil Alih Tim Segunda Division Spanyol, Eldense
"Saya sangat menghargai hal itu. Saya sangat menghormati sosok Vinícius yang seperti ini. Akan tiba saatnya dia menjadi penentu kemenangan dan memenangkan pertandingan bagi kami."
Dalam lima penampilannya untuk Real Madrid sejauh musim ini, Vinicius telah mencetak satu gol dan memberikan dua assist, namun ia gagal memberikan ancaman berarti saat melawan Inter.
"Jika dia mau bekerja keras, dia akan selalu mendapat dukungan saya," kata Mourinho.
Baca Juga: Mac Allister Merasa Sedih Karena Tidak Ditawari Kontrak Baru dengan Liverpool
"Dia bekerja sangat keras untuk tim. Bermain melawan tim yang menggunakan formasi tiga bek dan wing-back merupakan hal yang sangat sulit bagi para pemain sayap.
"Tentu saja, dalam situasi satu lawan satu di sisi kiri, jika Vini berada dalam performa terbaiknya, dia pasti bisa mematikan perlawanan lawan dan memastikan kemenangan. Itulah yang kami harapkan darinya. Tapi dia telah mengerahkan segalanya."
Mourinho juga memuji usaha Trent Alexander-Arnold, yang bermain di luar posisi aslinya sebagai gelandang tengah saat Bernardo Silva, Arda Guler, dan Eduardo Camavinga absen akibat skorsing, serta kondisi Aurelien Tchouameni yang hanya cukup bugar untuk memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Baca Juga: Dikejar Target, UKPBJ Setda Kebumen Optimalkan Mini Kompetisi
"Situasi ini sulit bagi Trent," ujar Mourinho.
"Saya menghargai usahanya, namun mengingat karakteristiknya serta tuntutan spesifik untuk bermain sebagai bek sayap maupun gelandang tengah, tuntutan fisiknya sangatlah berbeda.
"Dia sempat beberapa kali kehilangan bola, karena bermain dengan seluruh lapangan di hadapan Anda itu berbeda dengan bermain saat separuh lapangan berada di belakang Anda. Dia memang pernah bermain di posisi itu beberapa kali bersama Liverpool dan tim nasional, tetapi situasinya sangatlah berbeda.
Baca Juga: Dari ‘Petani Hutan’ hingga ‘Arsitek Hutan’ Simak Pentingnya Gajah bagi Ekosistem Hutan
"Dia sudah memberikan segalanya yang dia bisa."
Editor : Satria Putra Sejati