Liverpool Bisa Menyesal Gagal Cari Pengganti Mohamed Salah, Transfer Semenyo Jadi Sorotan

Bahana. • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 14:09 WIB
Mohamed Salah.
Mohamed Salah.

LIVERPOOL — Liverpool disebut berpotensi menyesali keputusan mereka yang gagal mendatangkan pengganti langsung Mohamed Salah pada bursa transfer musim panas 2026.

Sorotan tersebut muncul setelah The Reds justru menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain (PSG). Pemain asal Prancis itu resmi bergabung menjelang penutupan bursa transfer dengan nilai transfer mencapai £123 juta atau sekitar Rp2,7 triliun.

Barcola diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting di lini depan Liverpool. Namun, kehadirannya dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan tim untuk mencari sosok yang dapat menggantikan peran Salah di sisi kanan serangan.

Salah merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Liverpool. Selama memperkuat The Reds, pemain asal Mesir itu mencatatkan produktivitas luar biasa dan kini menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.

Persoalannya, Barcola justru lebih nyaman bermain di sisi kiri. Liverpool sebenarnya sudah memiliki sejumlah opsi di posisi tersebut sehingga perekrutan sang pemain Prancis dinilai tidak secara langsung menutup lubang yang ditinggalkan Salah.

Baca Juga: Hanya Dihuni Tujuh Kepala Keluarga, Kampung Pitu Ini Menyimpan Kisah Unik dan Penuh Misteri

Stephen Warnock Soroti Kegagalan Liverpool

Mantan pemain Liverpool, Stephen Warnock, menilai kegagalan klub mendatangkan pengganti Salah bisa menjadi persoalan di kemudian hari.

"Pada akhirnya, ya, itu bisa merugikan mereka," kata Warnock kepada TEAMtalk.

Menurutnya, memang sangat sulit mencari pemain yang mampu langsung menyamai kontribusi Salah. Namun, Liverpool seharusnya sudah memiliki rencana untuk mengantisipasi kepergian pemain asal Mesir tersebut sejak jauh-jauh hari.

"Salah satu masalah terbesarnya adalah apakah ada pengganti yang memadai dan menurut mereka mampu meniru apa yang dilakukan Salah? Saya rasa tidak ada pengganti yang benar-benar memadai karena apa yang dilakukan Salah sangat luar biasa," ujarnya.

Warnock juga mempertanyakan keputusan Liverpool mengejar Ismaila Sarr pada penghujung bursa transfer. Selain faktor harga, usia Sarr juga dinilai menjadi pertimbangan.

"Saya merasa cukup aneh ketika mereka memutuskan mengejar Ismaila Sarr begitu terlambat di bursa transfer, dengan mempertimbangkan usia dan harganya," kata Warnock.

Liverpool memang sempat melakukan pendekatan terhadap Sarr. Namun, upaya tersebut tidak berlanjut secara serius, salah satunya karena sikap Crystal Palace terhadap pemain tersebut.

Yankuba Minteh Bisa Jadi Target Januari

Selain Sarr, Liverpool sebelumnya juga sempat mengajukan dua tawaran untuk Yankuba Minteh. Namun, seluruh proposal tersebut ditolak.

Warnock menilai Minteh merupakan opsi yang menarik karena usianya jauh lebih muda dibandingkan Sarr. Winger berusia 22 tahun tersebut juga dianggap memiliki potensi perkembangan yang lebih besar.

Baca Juga: Korban MBG Makin Berjatuhan, Suara Ibu Indonesia Ajak Aksi Jalan Sore Pukul Panci

"Yankuba Minteh merupakan pemain yang menarik karena Anda tentu bertanya-tanya apakah Liverpool benar-benar akan mendorong transfer tersebut jika dia dalam kondisi bugar sepenuhnya," jelasnya.

Menurut Warnock, Liverpool seharusnya sudah mengantisipasi kepergian Salah sejak jauh-jauh hari. Apalagi, klub telah mengetahui bahwa pemain tersebut akan meninggalkan Anfield.

"Hal yang lucu adalah mereka sudah mengetahui sejak lama bahwa Salah akan pergi, tetapi mereka tetap belum menemukan penggantinya," ujarnya.

Ia menilai klub sebesar Liverpool harus memiliki perencanaan transfer untuk beberapa musim ke depan. Hal itu penting untuk mengantisipasi kemungkinan cedera maupun penurunan performa pemain.

"Saya selalu berpikir Anda harus melihat dua atau tiga musim ke depan. Dengan adanya cedera dan penurunan performa, Anda harus selalu memikirkan siapa yang akan menjadi pemain berikutnya," kata Warnock.

Warnock pun membuka kemungkinan Liverpool kembali mengejar Minteh pada bursa transfer Januari 2027.

"Saya merasa Liverpool belum menyelesaikan persoalan tersebut dan, sejujurnya, saya benar-benar tidak habis pikir. Saya pikir mereka mungkin akan kembali mengejar Minteh pada Januari, tetapi bisa saja ada pemain lain yang muncul dalam radar mereka sebelum saat itu," tambahnya.

Liverpool Disebut Keliru Melewatkan Antoine Semenyo

Selain persoalan Minteh dan Sarr, Warnock juga menyoroti kegagalan Liverpool mendapatkan Antoine Semenyo.

Liverpool diketahui sempat mengejar Semenyo pada Januari lalu. Namun, pemain tersebut akhirnya bergabung dengan Manchester City dengan nilai transfer £62,5 juta atau sekitar Rp1,4 triliun.

Warnock menilai Liverpool seharusnya lebih serius mengejar pemain yang sudah terbukti mampu tampil di Premier League tersebut.

Baca Juga: VIRAL! Abu Vulkanik Membuat Netizen Teringat Kembali Masa Era Masker Saat Pandemi Covid

"Saya merasa sangat aneh ketika itu bahwa mereka tidak membeli Semenyo," ujarnya.

"Untuk harga yang harus dibayar, memang nilainya cukup tinggi, tetapi dia adalah pemain yang sudah terbukti di Premier League. Dia sangat kuat, mampu mencetak gol, dapat diandalkan, punya daya tahan, dan memenuhi semua kriteria," lanjutnya.

Ia bahkan mengaku tidak menyangka Semenyo bisa langsung memberikan dampak besar setelah bergabung dengan Manchester City.

"Saya tidak menyangka dia bisa melakukan apa yang sudah dilakukannya di Manchester City secepat itu. Saya kira dia membutuhkan waktu untuk beradaptasi, tetapi menurut saya Liverpool benar-benar kehilangan kesempatan mendapatkan pemain yang bagus," kata Warnock.

Yan Diomande Juga Sempat Diburu

Nama lain yang sempat masuk radar Liverpool adalah Yan Diomande. Pemain muda tersebut menjadi salah satu target yang dikejar The Reds pada awal musim panas.

Namun, Warnock tidak sepenuhnya yakin Diomande merupakan pilihan yang tepat apabila Liverpool harus mengeluarkan biaya hingga £100 juta.

"Yan Diomande juga merupakan salah satu pemain yang mereka inginkan. Namun, setelah melihatnya di Piala Dunia, saya tidak sepenuhnya yakin dia merupakan pemain yang tepat jika harus dibeli dengan harga £100 juta," jelasnya.

Menurut Warnock, nilai transfer yang lebih realistis untuk Diomande berada di kisaran £50-60 juta. Ia menilai harga pemain muda saat ini kerap melonjak karena klub membeli berdasarkan potensi jangka panjang.

"Saya pikir £50-60 juta merupakan nilai yang lebih realistis untuknya. Namun, sekarang semua orang menilai pemain berdasarkan potensi dan memikirkan apa yang mungkin bisa mereka lakukan dalam 10 tahun ke depan," tuturnya.

Baca Juga: Kebakaran di TPA Galuga Bogor Berasal dari Lahan Pertanian, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Kini, Liverpool memiliki Barcola sebagai rekrutan besar untuk memperkuat lini serang. Namun, pertanyaan mengenai siapa yang akan menjadi penerus langsung Salah di sisi kanan masih menjadi pekerjaan rumah bagi manajemen The Reds.

Kegagalan mendapatkan pengganti langsung Salah bahkan dinilai dapat menjadi masalah bagi Liverpool apabila produktivitas lini depan mengalami penurunan.

Jika Liverpool kembali aktif pada bursa transfer Januari 2027, posisi winger kanan diperkirakan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian utama. Minteh menjadi salah satu nama yang berpotensi kembali masuk dalam daftar incaran, meski Liverpool juga masih berpeluang membidik target baru.

Editor : Bahana.
Yankuba Minteh liverpool Antoine Semenyo bradley barcola mohamed salah