JOGJA - Banyak PSIM Fans sempat dibuat bertanya-tanya usai laga kontra Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (5/9) lalu.
Pasalnya, dua legiun asing anyar Laskar Mataram, Mauro Caballero dan Marvin Loria, tak nampak dalam daftar susunan pemain (DSP) tim yang baru saja genap berusia 97 tahun itu.
Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 itu, Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel malah memasang Nermin Haljeta di sisi sayap kiri timnya.
Keputusan itu memicu perhatian publik lantaran torehan gol penyerang asal Slovenia itu dinilai kurang produktif sepanjang musim 2025/2026 lalu.
Baca Juga: PSIM Jogja Bangkit di Pengujung Laga, Persita Tangerang Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Stadion SSA
Menjawab teka-teki absennya Caballero dan Loria, Van Gastel angkat suara. Juru taktik asal Belanda itu menegaskan, tidak dimasukannya kedua pemain asing anyar itu murni karena kendala administratif, bukan lantaran masalah taktis maupun kondisi fisik.
"Klub memang belum mendaftarkan Mauro Caballero dan Marvin Loria. Jadi alasan utama mengapa Mauro dan Marvin tidak ada di dalam skuad karena mereka memang belum terdaftar secara resmi," ungkapnya, Minggu (6/9).
Selain itu, Van Gastel juga membeberkan alasan terkait pilihannya menurunkan Haljeta di posisi sayap. Pelatih berusia 54 tahun ini mengatakan, Haljeta sejatinya telah menunjukkan performa serta etos kerja yang solid selama persiapan hingga jalannya laga, sehingga layak mendapat kepercayaan untuk diturunkan di laga melawan Persita Tangerang lalu itu.
"Saya juga memiliki Nermin Haljeta di dalam tim dan dia tampil sangat baik saat menjalankan tugasnya di lapangan," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja