RADAR JOGJA – Keputusan Liverpool mempertahankan Cody Gakpo pada bursa transfer musim panas mendapat dukungan dari mantan gelandang The Reds, Danny Murphy.
Liverpool sebelumnya disebut membuka peluang melepas Gakpo pada hari-hari terakhir bursa transfer. Pemain asal Belanda itu bahkan dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Manchester City.
Laporan tersebut disampaikan oleh insider transfer TEAMtalk, Graeme Bailey, pada 30 Agustus. Manchester City juga disebut telah mengajukan tawaran besar untuk mendapatkan winger berusia 27 tahun tersebut.
The Citizens menawarkan dana awal sebesar £75 juta atau sekitar Rp1,7 triliun, ditambah bonus senilai £5 juta. Namun, Liverpool akhirnya menolak proposal tersebut.
Salah satu pertimbangannya adalah Liverpool tidak berhasil menemukan pemain pengganti yang dianggap sesuai sebelum bursa transfer ditutup.
Baca Juga: FKY 2026 Mulai Bergerak, Kepastian Lokasi Turun, Workshop Janur Digelar di Sleman
Keputusan tersebut sempat membuat sebagian pendukung Liverpool kecewa. Pasalnya, klub berpeluang mendapatkan hingga £80 juta dari penjualan Gakpo, sementara posisi pemain tersebut diprediksi akan semakin sulit setelah kedatangan Bradley Barcola.
Liverpool memang telah mendatangkan Barcola dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer mencapai £123 juta. Pemain asal Prancis tersebut diproyeksikan mengisi posisi sayap kiri dalam skuad asuhan Andoni Iraola.
Danny Murphy Nilai Gakpo Masih Penting
Meski ada kekecewaan dari sebagian suporter, Danny Murphy justru menilai keputusan Liverpool mempertahankan Gakpo merupakan langkah yang tepat.
Berbicara kepada talkSPORT, Murphy mengakui bahwa sejumlah fans mungkin tidak keberatan apabila Liverpool menjual pemain tersebut. Namun, ia menilai kritik terhadap performa Gakpo musim lalu terlalu berlebihan.
Menurut Murphy, Gakpo tetap memiliki satu keunggulan yang sangat penting bagi Liverpool, yakni kemampuan mencetak gol.
“Satu hal dari Gakpo, Anda selalu mendapatkan ancaman gol,” ujar Murphy.
Ia menilai pemain sayap tidak cukup hanya memiliki kemampuan melewati lawan atau tampil menarik secara individu. Kontribusi berupa gol juga menjadi faktor penting.
“Gakpo mencetak gol, bahkan ketika dia bermain buruk,” lanjutnya.
Selain bermain di sisi kiri, Gakpo juga memiliki fleksibilitas untuk tampil dari sektor kanan maupun sebagai penyerang tengah. Kemampuan tersebut membuatnya bisa menjadi opsi tambahan bagi Liverpool sepanjang musim.
Murphy juga melihat situasi lini depan Liverpool menjadi alasan lain mengapa Gakpo layak dipertahankan. Alexander Isak diperkirakan tidak akan selalu bermain dalam setiap pertandingan, sementara Hugo Ekitike sedang mengalami cedera.
Baca Juga: KPPG Sleman Konfirmasi Penutupan Sementara SPPG yang Diduga Sebabkan Keracunan di Pandowoharjo
Gakpo Bisa Jadi Senjata dari Sisi Kanan
Kedatangan Barcola memang membuat persaingan di sektor kiri semakin ketat. Murphy mengakui bahwa Barcola merupakan peningkatan kualitas bagi Liverpool dan kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama di posisi tersebut.
Namun, kondisi itu tidak serta-merta membuat Gakpo kehilangan peran.
Murphy justru melihat peluang Gakpo dimainkan dari sisi kanan. Ia menilai pemain tersebut mampu memberikan ancaman melalui posisi tersebut dan telah menunjukkan kontribusinya.
“Apakah kita akan melihat Gakpo mencetak gol dari sisi kanan? Saya rasa begitu,” kata Murphy.
Selain kemampuan mencetak gol dan bermain di sejumlah posisi, Murphy juga menyoroti kontribusi Gakpo ketika Liverpool kehilangan bola.
Menurutnya, Gakpo tetap memberikan kerja keras secara defensif meski sedang tidak berada dalam performa terbaik. Kemampuan melakukan pressing juga dianggap menjadi salah satu kelebihan pemain tersebut.
Baca Juga: Komplotan Residivis Bobol Tembok, Gasak Beras dan Gabah di Magelang
Dengan banyaknya pertandingan yang harus dijalani Liverpool musim ini, keberadaan pemain serbaguna seperti Gakpo dinilai dapat memberikan kedalaman skuad yang penting.
Karena itu, meski Liverpool berpotensi mendapatkan keuntungan finansial besar dari penjualannya, Murphy menilai keputusan FSG mempertahankan Gakpo bisa menjadi langkah yang menguntungkan secara olahraga dalam jangka panjang.