PSIM Jogja Evaluasi Efektivitas Gol, Penguasaan Bola Tinggi Belum Cukup

Heru Pratomo • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 22:43 WIB

 

Sesi pertandingan antara PSIM Jogja melawan Deltras Sidoarjo di momen launching tim PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul Sabtu (29/8). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
 
Sesi pertandingan antara PSIM Jogja melawan Deltras Sidoarjo di momen launching tim PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul Sabtu (29/8). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)  

 

 

JOGJA - PSIM Jogja membawa sejumlah evaluasi dari musim lalu untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027 yang akan dimulai pekan ini. Salah satu pekerjaan rumah Laskar Mataram adalah meningkatkan efektivitas dalam mencetak gol.

 

Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan, bahwa evaluasi tersebut tidak terlepas dari karakter permainan yang ingin terus dipertahankan di bawah asuhan Jean Paul Van Gastel. Musim lalu, PSIM dikenal sebagai salah satu tim yang mengedepankan penguasaan bola tinggi.

 Baca Juga: Musim Kemarau, Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat di DIY: Kasus Terbanyak Terjadi di Gunungkidul

Namun, tingginya penguasaan bola belum sepenuhnya berbanding lurus dengan produktivitas maupun efektivitas di depan gawang. Kondisi tersebut yang kini coba dibenahi PSIM memasuki musim baru.

 

"Musim lalu kita jadi salah satu tim dengan penguasaan bola tertinggi di Super League. Meski secara efektivitas gol salah satu terendah, itu yang coba kita benahi," kata Iksan, Rabu (2/9).

 

Menurut Iksan, evaluasi PSIM musim ini tidak hanya diarahkan pada hasil akhir atau posisi di klasemen.

Baca Juga: Petani Tebu Gelar Aksi di Monas,Desak Pemerintah Naikkan Harga Gula

Tim juga ingin meningkatkan kualitas permainan secara keseluruhan, sehingga penguasaan bola yang menjadi bagian dari filosofi Van Gastel dapat menghasilkan ancaman yang lebih efektif.

 

"Kita pengin musim ini lebih baik dari musim lalu, dalam artian enggak cuma hasil, enggak cuma klasemen, tapi dalam sisi permainan pun kita lebih baik," ujarnya.

 

Iksan menyebut upaya memperbaiki efektivitas tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun komposisi skuad. PSIM saat ini telah mendatangkan pemain yang dinilai cukup sesuai dengan skema dan kebutuhan permainan yang diterapkan Van Gastel.

 Baca Juga: Mie Gacoan Siapkan Gacoan Kuah, Menu Baru Bikin Pelanggan Penasaran

"Kita coba menjajaki pemain yang benar-benar sesuai skema pelatih, yang akhirnya bergabung di PSIM ini," jelasnya.

 

Dengan demikian, PSIM tidak ingin sekadar mengulangi pola permainan musim lalu. Penguasaan bola tetap menjadi bagian penting dari identitas tim, tetapi harus diikuti kemampuan mengubah dominasi tersebut menjadi peluang dan gol.

 

Bagi PSIM, peningkatan efektivitas menjadi salah satu bagian dari upaya tampil lebih baik pada musim kedua mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (iza)

 

Editor : Heru Pratomo
Iksan Mahar Van Gastel PSIM BRI Super League PSIM Jogja