LONDON – Kepindahan Enzo Fernandez dari Chelsea ke Manchester City menjadi salah satu drama terbesar pada penghujung bursa transfer musim panas. Transfer gelandang asal Argentina itu bahkan nyaris batal setelah Chelsea menghadapi persoalan dalam upaya mencari pengganti sang pemain.
Manchester City akhirnya merampungkan transfer Fernandez dengan nilai mencapai £125 juta atau sekitar Rp2,6 triliun. Angka tersebut menyamai rekor transfer Inggris sekaligus membawa sang juara dunia kembali bekerja sama dengan mantan pelatihnya, Enzo Maresca.
Namun, proses kepindahan Fernandez ternyata tidak berjalan mulus. Chelsea sempat berada dalam posisi untuk menghentikan transfer tersebut setelah kesepakatan mereka dengan klub lain mengenai calon pengganti Fernandez mendadak mengalami perubahan.
Chelsea Sempat Bisa Batalkan Transfer Enzo Fernandez
Menurut laporan Ben Jacobs, Chelsea sebenarnya memiliki kesempatan untuk menghentikan kepindahan Fernandez ke Manchester City.
Baca Juga: Lindungi Orangutan, Adopsi Online jadi Tren Gen Z
Saat negosiasi dengan Man City berlangsung, Chelsea juga tengah berusaha mendatangkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara, dengan nilai transfer sekitar £47 juta. Pemain internasional Senegal tersebut diproyeksikan menjadi pengganti langsung Fernandez di lini tengah The Blues.
Kesepakatan antara Chelsea dan Monaco disebut sudah berada pada tahap serius. Namun, klub Prancis tersebut secara mengejutkan melakukan perubahan sikap atau U-turn sehingga transfer Camara akhirnya tidak terwujud.
Situasi itu membuat Chelsea menghadapi dilema besar. Mereka kehilangan kesempatan mendapatkan pengganti Fernandez sekaligus harus menentukan apakah tetap melanjutkan kesepakatan dengan Manchester City.
Secara teori, Chelsea bisa saja menggunakan kegagalan transfer Camara sebagai alasan untuk membatalkan kepergian Fernandez.
Namun, manajemen klub London tersebut memilih tidak mengambil langkah tersebut.
Chelsea tetap menghormati kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Setelah memberikan komitmen kepada Fernandez dan Manchester City, pihak klub akhirnya tetap memberikan lampu hijau terhadap transfer sang gelandang.
Fernandez kemudian menyampaikan pesan perpisahan kepada para pendukung Chelsea setelah keputusannya meninggalkan Stamford Bridge resmi terealisasi.
Chelsea Kehilangan Pengganti Fernandez
Keputusan melepas Fernandez tanpa terlebih dahulu mendapatkan pengganti langsung menjadi perjudian besar bagi Chelsea.
Fernandez merupakan salah satu pemain penting dalam permainan The Blues sejak didatangkan dari Benfica. Kepergiannya membuat Chelsea harus mengandalkan pemain yang sudah tersedia untuk mengisi ruang yang ditinggalkan gelandang berusia 25 tahun tersebut.
Situasi tersebut bisa menjadi persoalan tersendiri sepanjang musim. Chelsea setidaknya harus bertahan dengan opsi yang ada hingga bursa transfer Januari kembali dibuka.
Kegagalan mendapatkan Camara pada hari-hari terakhir bursa transfer juga berpotensi mengecewakan para pendukung Chelsea. Mereka sebelumnya berharap klub mendatangkan tambahan pemain untuk memperkuat sektor tengah.
Baca Juga: Jack Grealish Kembali Perkuat Everton dengan Status Pinjaman
Kondisi semakin rumit setelah Moises Caicedo dikabarkan mengalami masalah kebugaran ketika kembali bermain menghadapi Brighton pada Minggu.
Chelsea kini harus mengandalkan sejumlah pemain seperti Reece James, Romeo Lavia, dan Valentin Barco untuk membantu menjaga kedalaman lini tengah. Persoalannya, James dan Lavia juga memiliki riwayat masalah kebugaran yang membuat situasi semakin tidak ideal.
Malo Gusto bahkan sempat dimainkan di area tengah ketika Chelsea menghadapi Brighton. Namun, posisi natural pemain asal Prancis tersebut sebenarnya adalah bek sayap.
Eksperimen tersebut sekaligus menunjukkan betapa terbatasnya pilihan Chelsea di lini tengah setelah Fernandez pergi dan kegagalan transfer Camara.
Manchester City Berhasil Mendapatkan Fernandez
Berbeda dengan Chelsea, Manchester City justru mendapatkan keuntungan besar dari situasi tersebut.
The Citizens berhasil mengamankan Fernandez dengan biaya £125 juta, sekaligus menyamai rekor transfer tertinggi dalam sejarah sepak bola Inggris.
Kepindahan itu juga mempertemukan kembali Fernandez dengan Enzo Maresca. Keduanya pernah bekerja sama ketika Maresca masih menangani Chelsea.
Bagi Manchester City, kehadiran Fernandez diharapkan dapat menambah kreativitas, kualitas distribusi bola, serta kontrol permainan di lini tengah.
Baca Juga: Gagal Dapatkan Cody Gakpo, Manchester City Rekrut Eliman Ndiaye
Sementara bagi Chelsea, keputusan mempertahankan komitmen terhadap kesepakatan transfer tersebut kini harus dibayar dengan berkurangnya kedalaman skuad.
Drama transfer Fernandez pun berakhir dengan kepindahan sang gelandang ke Manchester City. Namun, pertanyaan besar justru baru dimulai bagi Chelsea: siapa yang akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain asal Argentina tersebut?