PSS Sleman Asah Set Piece, Pieter Huistra Bidik Gol dari Bola Mati

Rizky Wahyu Arya Hutama • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:12 WIB
Keterangan: Para pemain PSS Sleman saat latihan rutin di Lapangan Pakembinangun, Sleman. - FOTO: Rizky Wahyu/Radar Jogja
Keterangan: Para pemain PSS Sleman saat latihan rutin di Lapangan Pakembinangun, Sleman. - FOTO: Rizky Wahyu/Radar Jogja

SLEMAN – PSS Sleman terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027. Terbaru, tim berjuluk Laskar Sembada tersebut memberikan porsi khusus pada latihan bola mati atau set piece, baik untuk situasi bertahan maupun menyerang.

Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menjelaskan, latihan set piece menjadi bagian penting dalam persiapan tim. Materi tersebut diberikan untuk mengantisipasi ancaman lawan sekaligus membuka peluang mencetak gol melalui skema alternatif di luar permainan terbuka.

Apalagi, menurut Huistra, efektivitas bola mati menjadi salah satu elemen penting dalam sepak bola modern. Setiap pemain harus memiliki pemahaman dan koordinasi yang baik karena kesalahan kecil dalam mengantisipasi situasi bola mati dapat berakibat fatal.

"Kami harus bersiap untuk itu," cetusnya, Selasa (25/8).

Tak hanya membenahi organisasi pertahanan ketika menghadapi bola mati lawan, pelatih asal Belanda tersebut juga ingin para pemain PSS lebih klinis dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.

Baca Juga: Usung Sleman Style, Pieter Huistra Tegaskan PSS Tak Akan Ubah Identitas Permainan

Materi latihan dengan porsi khusus terus diberikan untuk meningkatkan koordinasi antarpemain. Hal tersebut dinilai penting, terutama untuk membangun pemahaman antara pemain lama dengan para penggawa anyar yang baru bergabung.

"Kami memiliki sundulan yang bagus dan pemain-pemain bertahan yang kuat, tetapi kami tetap harus berlatih agar setiap pemain tahu persis apa yang harus dilakukan, termasuk pemain baru," tegasnya.

Huistra menilai gol yang lahir melalui skema set piece bukan sekadar bonus maupun faktor keberuntungan. Menurutnya, peluang tersebut dapat diciptakan melalui kalkulasi dan eksekusi taktik yang matang.

Karena itu, sepanjang pekan ini para pemain terus mendapatkan materi latihan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengantisipasi sekaligus memanfaatkan situasi bola mati.

"Kami juga ingin mengejutkan lawan dan mencetak gol dari tendangan bebas. Jika tidak dilatih, kami hanya mengandalkan keberuntungan. Dengan berlatih, kami bisa menciptakan keberuntungan itu sendiri," lontarnya. (ayu)

Editor : Bahana.
Super League 2026/2027 laskar sembada PSS Sleman pieter huistra set piece