Liverpool dikabarkan tetap pada pendiriannya untuk tidak merekrut gelandang bertahan pada bursa transfer musim panas 2026.
Keputusan tersebut tidak berubah meski lini tengah The Reds mendapat banyak kritik setelah hasil imbang melawan Newcastle United pada pekan pembuka Premier League.
Penampilan Liverpool di St James' Park memunculkan sorotan terhadap minimnya perlindungan di depan lini belakang. Banyak pengamat menilai skuad Andoni Iraola kekurangan sosok gelandang bertipe nomor enam yang mampu memutus serangan lawan dan menjaga keseimbangan permainan.
Namun, hingga kini fokus transfer Liverpool tetap berada di sektor pemain sayap.
Baca Juga: Ipswich Town vs Leicester City: Duel Mantan Rival Championship di EFL Cup
Liverpool Konsisten Tak Jadikan Lini Tengah Prioritas
Jurnalis Dominic King dari The Telegraph menyebut Liverpool mempertahankan sikap yang sama sepanjang bursa transfer musim panas.
Menurutnya, manajemen klub menegaskan bahwa lini tengah bukan area yang sedang direkrut pada jendela transfer kali ini.
Beberapa nama sempat dikaitkan dengan Liverpool sebagai kandidat gelandang bertahan, di antaranya:
-
Eduardo Camavinga (Real Madrid).
-
Tyler Adams (Bournemouth).
-
Lamine Camara (AS Monaco).
Meski demikian, ketiganya tidak masuk dalam rencana transfer Liverpool saat ini.
Fokus Liverpool Beralih ke Bradley Barcola dan Yankuba Minteh
Laporan lain dari Paul Joyce menyebut Liverpool lebih memprioritaskan perekrutan dua winger sebelum bursa transfer ditutup.
Dua target utama The Reds adalah:
-
Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain.
-
Yankuba Minteh dari Brighton & Hove Albion.
Liverpool diyakini ingin memperkuat sektor sayap terlebih dahulu ketimbang menambah pemain di lini tengah.
Baca Juga: Bayang-Bayang Sanksi AS ke Iran Jadi Pemicu Penurunan Harga Minyak Dunia
Kepergian Curtis Jones Tak Diikuti Rekrutan Baru
Liverpool baru saja melepas Curtis Jones ke Inter Milan.
Meski kehilangan satu gelandang, klub tidak berencana mencari penggantinya di pasar transfer.
Sebaliknya, kesempatan bermain akan diberikan kepada gelandang muda Trey Nyoni, yang diproyeksikan mendapat menit bermain lebih banyak bersama tim utama musim ini.
Keputusan tersebut menegaskan kepercayaan Liverpool terhadap kedalaman skuad yang sudah dimiliki.
Kritik Muncul Setelah Laga Kontra Newcastle
Penampilan lini tengah Liverpool saat menghadapi Newcastle menuai banyak kritik dari mantan pemain hingga analis sepak bola.
Baca Juga: Hilang Sejak Sabtu, Pendaki 17 Tahun Asal Karanganyar Ditemukan Meninggal di Puncak Gunung Sumbing
Mantan striker Liverpool Daniel Sturridge menjadi salah satu sosok yang menilai The Reds membutuhkan gelandang bertahan murni.
Menurutnya, komposisi lini tengah Liverpool saat ini lebih didominasi pemain dengan karakter menyerang sehingga keseimbangan permainan menjadi terganggu ketika kehilangan bola.
Kritik serupa juga datang dari banyak pendukung Liverpool yang menyoroti ruang kosong di depan lini pertahanan sepanjang pertandingan.
Iraola: Masalah Liverpool Bukan Pemain, Tapi Adaptasi Sistem
Pelatih Liverpool Andoni Iraola membantah anggapan bahwa masalah tim berasal dari kurangnya gelandang bertahan.
Ia menilai persoalan utama adalah adaptasi seluruh tim terhadap sistem permainan yang diterapkannya.
Dalam skema Iraola, dua gelandang memiliki peran yang lebih dinamis dan tidak selalu bertahan di depan bek.
Baca Juga: Melanggar, Satpol PP Kota Jogja Beri SP dan Segera Tutup Reklame Iklan Rokok Ilegal
Ia mencontohkan Ryan Gravenberch, yang memang sering berada di area penalti lawan untuk membantu serangan. Menurut Iraola, jika Gravenberch mencetak gol dari posisi tersebut, situasi yang sama justru akan dipuji sebagai bagian dari strategi tim.
Karena itu, ia menegaskan seluruh pemain harus memahami kapan harus mengisi ruang yang ditinggalkan rekan setim ketika melakukan transisi.
Liverpool Tetap Percaya pada Proyek Iraola
Meski perdebatan soal kebutuhan gelandang bertahan terus mengemuka, Liverpool belum menunjukkan tanda-tanda mengubah strategi transfer mereka.
Dengan waktu bursa transfer yang semakin menipis, The Reds diperkirakan tetap fokus menyelesaikan negosiasi untuk Bradley Barcola dan Yankuba Minteh, sementara perbaikan keseimbangan lini tengah akan diupayakan melalui penyempurnaan sistem permainan Andoni Iraola, bukan lewat tambahan pemain baru.
Editor : Bahana.