AC Milan dikabarkan mulai mengincar bek Manchester United Noussair Mazraoui pada bursa transfer musim panas 2026. Ketertarikan Rossoneri disebut datang atas dorongan pelatih Ruben Amorim, yang dikenal sangat mengagumi kemampuan pemain asal Maroko tersebut.
Mazraoui kini menjadi salah satu target utama Milan untuk memperkuat lini pertahanan menjelang penutupan jendela transfer.
Ruben Amorim Ingin Reuni dengan Mazraoui
Kehadiran Ruben Amorim di kursi pelatih AC Milan menambah warna dalam saga transfer ini.
Pelatih asal Portugal itu pernah bekerja bersama Mazraoui di Manchester United dan disebut masih menjadi pengagum berat bek berusia 28 tahun tersebut.
Baca Juga: Hilang Sejak Sabtu, Pendaki 17 Tahun Asal Karanganyar Ditemukan Meninggal di Puncak Gunung Sumbing
Amorim dikenal menyukai pemain yang fleksibel secara taktik, dan Mazraoui dinilai sangat cocok dengan sistem permainan yang ia terapkan.
Sebelumnya, Amorim juga pernah memuji Mazraoui sebagai pemain yang memiliki kualitas teknik tinggi dan mampu menjalankan berbagai peran di lini belakang.
Mazraoui Jadi Bek Serbabisa di Manchester United
Noussair Mazraoui bergabung dengan Manchester United dari Bayern Munchen pada Agustus 2024.
Sejak tiba di Old Trafford, pemain Timnas Maroko itu menjadi salah satu opsi penting di sektor pertahanan berkat kemampuannya bermain di beberapa posisi, antara lain:
-
Bek kanan.
-
Wing-back kanan.
-
Bek kanan dalam formasi tiga bek.
Fleksibilitas tersebut membuat Mazraoui menjadi pemain yang sering diandalkan ketika Manchester United membutuhkan rotasi skuad.
Pergantian Agen Picu Rumor Kepindahan
Spekulasi mengenai masa depan Mazraoui semakin menguat setelah ia dikabarkan berganti agen dan kini bergabung dengan Panthera Agency.
Perubahan perwakilan pemain itu disebut sebagai sinyal bahwa Mazraoui terbuka terhadap peluang mencari tantangan baru sebelum bursa transfer ditutup.
Meski sempat mereda karena Milan gagal melepas salah satu bek mereka, kini Rossoneri kembali aktif memburu tanda tangan Mazraoui.
Manchester United Tidak Tertekan untuk Menjual
Di sisi lain, Manchester United berada dalam posisi yang cukup kuat dalam negosiasi.
Baca Juga: Hilang Sejak Sabtu, Pendaki 17 Tahun Asal Karanganyar Ditemukan Meninggal di Puncak Gunung Sumbing
Mazraoui masih terikat kontrak hingga musim panas 2028, sehingga klub tidak memiliki tekanan untuk melepasnya pada akhir bursa transfer.
Manajemen Setan Merah juga menilai Mazraoui sebagai pemain penting karena kedalaman skuad akan sangat dibutuhkan menghadapi jadwal padat sepanjang musim.
Milan Harus Siapkan Tawaran Besar
Laporan menyebut Manchester United hanya akan mempertimbangkan penjualan jika menerima tawaran yang sesuai dengan nilai pemain.
Klub diperkirakan akan menolak proposal yang dianggap terlalu rendah karena mereka juga harus mencari pengganti sepadan apabila Mazraoui hengkang.
Baca Juga: Aston Villa Selangkah Lagi Dapatkan Joel Ordonez, Bek Rp950 Miliar yang Pernah Ditolak Liverpool
Dengan waktu bursa transfer yang semakin menipis, AC Milan dan Manchester United diperkirakan akan melanjutkan pembicaraan dalam beberapa hari ke depan untuk melihat apakah kesepakatan transfer Noussair Mazraoui bisa tercapai sebelum penutupan jendela transfer musim panas.
Editor : Bahana.